Witan Sulaeman resmi perpanjang kontrak dengan Persija Jakarta selama tiga musim hingga 2029/Foto: Instagram Witan SulaemanIndoragamnewscom, JAKARTA-Witan Sulaeman dipastikan tetap berseragam Persija Jakarta. Winger kelahiran Palu, 8 Oktober 2001, itu resmi memperpanjang kontrak selama tiga musim hingga 2029.

Keputusan ini sekaligus menepis isu yang berkembang dalam beberapa pekan terakhir bahwa pemain Timnas Indonesia itu akan hengkang setelah kontraknya berakhir pada Juni 2026.
Kehadiran Shin Tae-yong sebagai pelatih kepala Macan Kemayoran menjadi salah satu faktor utama di balik keputusan Witan bertahan. Pelatih asal Korea Selatan itu pernah menangani Witan selama lima tahun di tim nasional dan diharapkan mampu mengembalikan performa terbaik sang pemain.
Witan telah bergabung dengan Persija sejak 2023 dan menjadi salah satu punggawa penting di lini serang. Pada musim 2025/2026, ia mencatatkan satu gol dan tiga assist di Super League.

Di usianya yang ke-24 tahun, Witan telah memiliki pengalaman berkarier di Eropa bersama klub-klub di Serbia, Polandia, dan Slovakia. Catatan statistiknya di bawah asuhan Shin Tae-yong di tim nasional terbilang impresif: 46 penampilan, sembilan gol, dan delapan assist.
Presiden Persija, Mohamad Prapanca, mengatakan perpanjangan kontrak ini merupakan bagian dari upaya klub membangun skuad yang kompetitif.
“Persija dan Witan sepakat untuk melanjutkan kerja sama untuk 3 musim ke depan. Kehadiran Coach Shin diharapkan mampu mengembalikan versi terbaik dari Witan, sehingga dapat memberikan kontribusi lebih maksimal bagi tim, untuk membantu meraih target juara,” ujar Prapanca dalam keterangan resminya.
Witan menyambut antusias kepercayaan tersebut. Ia menegaskan dua alasan utama di balik keputusannya bertahan: kecintaan pada Persija dan Jakarta, serta kehadiran Shin Tae-yong.
“Alasan utama saya bertahan di Persija adalah karena saya dan keluarga mencintai Persija dan Kota Jakarta. Kedua, kehadiran Coach Shin sebagai pelatih kepala juga menjadi salah satu penyebab saya ingin melanjutkan perjalanan saya di sini,” kata Witan.
Di bawah asuhan Shin di timnas, Witan dan pelatihnya hanya bertemu pada jendela internasional—tidak setiap hari seperti di level klub.
“Sangat antusias dengan kehadiran coach Shin Tae-yong di Persija. Saya tahu di timnas dan Persija nanti berbeda karena di timnas kami kumpulnya hanya per turnamen. Kalau di Persija kami akan melakukan latihan yang sangat panjang, satu musim yang panjang. Saya sangat menantikan latihan bersama Shin Tae-yong,” ungkapnya.
Lebih dari sekadar perpanjangan kontrak, Witan mengaku masih memiliki ambisi besar yang belum terwujud bersama Persija: membawa klub meraih gelar juara. “Saya masih memiliki keinginan besar yang belum terwujud bersama klub ini, yaitu membawa Persija meraih gelar juara agar bisa membanggakan Jakarta dan The Jakmania,” ujarnya.
Ia bahkan menargetkan trofi juara sebagai kado spesial bagi Kota Jakarta yang akan merayakan hari jadi ke-500 pada 2027.
“Semoga kita pemain dan pelatih, ofisial semua bisa memberikan kado juara untuk ulang tahun Jakarta,” pungkasnya.




