TRENDING

Abdul Mu’ti Pastikan Mutu Makan Bergizi Gratis

2 menit membaca
Nandang Permana
Nasional, News - 17 Feb 2026

Indoragamnewscom, MEDAN-Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti bergerak cepat memastikan kualitas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di lapangan.

Pada Senin (16/2/2026), Mu’ti meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kampus 4 Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Medan, guna menjamin standar asupan bagi peserta didik.

Pemerintah menempatkan Program Makan Bergizi Gratis bukan sekadar bantuan sosial, melainkan instrumen strategis untuk memutus rantai stunting.

Mu’ti menegaskan bahwa investasi manusia ini dimulai sejak anak berada dalam kandungan hingga jenjang sekolah menengah atas.

“Ini adalah langkah menyiapkan generasi Indonesia Emas 2045. Anak-anak harus tumbuh sehat dan cerdas melalui asupan gizi yang terukur secara fisik maupun mental,” ujar Mu’ti dalam keterangan resminya, Selasa (17/2/2026).

Standar Ketat Operasional Dapur

Proses pengolahan makanan di SPPG UMSU kini mengikuti prosedur operasional standar yang disiplin. Pengawasan dilakukan secara berlapis mulai dari pemilihan bahan hingga distribusi ke sekolah-sekolah di Medan.

Beberapa poin teknis dalam operasional layanan ini meliputi:

Seleksi Bahan: Penimbangan dan pembersihan bahan pangan dilakukan setiap hari secara ketat.

Waktu Pengolahan: Proses memasak dimulai sejak dini hari untuk menjaga kesegaran makanan.

Keamanan Pangan: Makanan melalui proses pendinginan dan pengemasan higienis sebelum didistribusikan pagi hari.

Kandungan Nutrisi: Setiap porsi wajib memenuhi keseimbangan karbohidrat, protein, serat, dan vitamin.

Efek Domino Ekonomi Lokal

Selain fokus pada kesehatan siswa, kebijakan ini mulai menggerakkan roda ekonomi di Sumatera Utara. Wakil Gubernur Sumatera Utara, Surya, mencatat adanya penyerapan komoditas pangan yang signifikan dari sektor lokal.

Bahan baku untuk dapur gizi ini dipasok langsung oleh para petani, nelayan, dan pelaku UMKM setempat. Pola kolaborasi ini dinilai mampu memperkuat daya beli masyarakat di sekitar titik distribusi SPPG.

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Sony Sanjaya, menambahkan bahwa transformasi paradigma pemenuhan gizi ini telah menjangkau puluhan juta siswa di seluruh Indonesia.

Pemerintah berkomitmen terus membuka ruang bagi kritik publik guna menjaga transparansi dan kualitas layanan di ribuan titik SPPG yang telah beroperasi.

Bagikan Disalin

IKLAN

IKLAN

IKLAN

Trending Harian

INSTAGRAM

4 days ago
3 weeks ago
3 weeks ago
2 months ago
2 months ago

YOUTUBE

x
x
CLOSE ADS
error: Content is protected !!