Ketua TFF Tolak Bertemu Kepala Federasi Israel karena Genosida Gaza

2 menit membaca
Dede Idrus
Olahraga - 13 Mei 2026

Indoragamnewscom-Ketua Federasi Sepak Bola Turki (TFF), Ibrahim Haciosmanoglu mengaku berkali-kali menolak ajakan bertemu dengan kepala Asosiasi Sepak Bola Israel. Alasannya hanya satu yaitu pembantaian di Gaza.

“Presiden Asosiasi Sepak Bola Israel (Moshe Zuares) berulang kali ingin bertemu dengan saya. Saya tidak pernah menemuinya, dan tidak akan pernah,” ujar Haciosmanoglu kepada Anadolu, Selasa (12/5/2026).

Ketua Federasi Sepak Bola Turki itu tak main-main. Sikapnya konsisten sejak September tahun lalu, ketika ia mengirim surat resmi ke FIFA, UEFA, dan seluruh ketua federasi nasional di dunia untuk meminta Israel dijatuhi sanksi larangan tampil di ajang olahraga internasional .

Pernyataan Haciosmanoglu itu keluar saat agresi militer Israel di Gaza memasuki tahun kedua. Data per Senin (11/5/2026) mencatat lebih dari 72.700 warga Palestina tewas, mayoritas anak-anak dan perempuan. Korban luka tembus 172.500 jiwa.

“Mereka mengusir Rusia dari semua organisasi dalam waktu satu pekan,” kenang Haciosmanoglu. Ia menyoroti standar ganda dunia olahraga. Rusia dijatuhi sanksi usai menginvasi Ukraina pada 2022. Sementara Israel, yang terus menggempur rumah sakit, sekolah, dan tempat ibadah di Gaza, belum tersentuh sanksi serupa.

Ia juga membuka soal hubungan Turki dengan Spanyol. Menurutnya, kedua negara memiliki kesepahaman kuat soal Palestina.

“Kami punya persahabatan penting dengan Spanyol, baik di bidang olahraga maupun politik. Begitu melihat presiden Federasi Sepak Bola Spanyol (Rafael Louzan) dari jauh, saya langsung memeluknya. Mereka juga sangat sensitif terhadap isu Palestina,” katanya.

Haciosmanoglu lantas mengklaim bahwa Spanyol akan bersikap tegas jika Israel lolos ke Piala Dunia 2026. “Spanyol akan bilang, ‘Kami tidak akan ikut’,” ujarnya.

Pernyataan itu berbeda dengan fakta di lapangan. Spanyol dipastikan tampil di Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat pada Juni mendatang. Pemerintah Spanyol tak pernah melontarkan ancaman mundur. Adapun Israel gagal lolos setelah tersingkir di babak kualifikasi November 2025.

Haciosmanoglu tak bergeming. Ia bahkan menyeret soal pertanggungjawaban.

“Jika semua orang punya urusan yang harus diselesaikan, Allah juga punya catatan,” tegasnya.

Pernyataan kontroversial itu keluar di tengah upaya FIFA menjembatani hubungan Palestina dan Israel. Pada Kongres FIFA ke-76 di Vancouver, April lalu, Presiden Gianni Infantino mencoba mempertemukan Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Jibril Rajoub dengan Wakil Presiden Federasi Israel Basim Sheikh Suliman.

Rajoub menolak berjabat tangan.

“Saya tidak bisa menjabat tangan seseorang yang dibawa Israel untuk memutihkan fasisme dan genosida mereka. Kami menderita,” kata Wakil Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina, Susan Shalabi, dikutip Reuters.

 

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IKLAN

IKLAN

IKLAN

INSTAGRAM

6 days ago
2 weeks ago
1 month ago
1 month ago
2 months ago

YOUTUBE

x
x
CLOSE ADS
error: Content is protected !!