Gilberto Mora jadi starter termuda kedua di fase gugur Piala Dunia 2026, hanya kalah dari Pele. Pemain 17 tahun ini tampil impresif saat Meksiko kalahkan Ekuador 2-0/Ilustrasi: IndoragamnewscomIndoragamnewscom-Gelandang muda Meksiko Gilberto Mora kembali mencatatkan namanya dalam sejarah Piala Dunia 2026. Pemain berusia 17 tahun 259 hari itu dipercaya sebagai starter saat Meksiko menundukkan Ekuador 2-0 pada babak 32 besar di Stadion Azteca, Selasa (30/6/2026).

Penampilan tersebut menjadikannya starter termuda kedua dalam sejarah fase gugur Piala Dunia. Ia hanya berada di belakang legenda Brasil, Pele, yang tampil pada usia 17 tahun 239 hari di Piala Dunia 1958.
Pelatih Javier Aguirre menempatkan Mora di lini tengah bersama Erik Lira dan Luis Romo. Pemain yang akrab disapa “Morita” itu tampil selama 59 menit, menciptakan dua peluang, memenangkan 4 dari 5 duel, dengan akurasi operan mencapai 88 persen.
Kehadirannya di lapangan menginspirasi rekan-rekan setim. Julian Quinones dan Raul Jimenez mencetak gol masing-masing pada menit ke-22 dan ke-31 untuk membawa Meksiko melangkah ke babak 16 besar.

Bahkan, seorang analis olahraga asal Skotlandia, John Walker, membandingkan permainan Mora dengan legenda Spanyol Andres Iniesta karena ketenangan, kontrol bola, dan visi bermainnya.
Mora sebelumnya telah mencatat rekor sebagai pemain termuda Meksiko di Piala Dunia saat debut melawan Afrika Selatan pada usia 17 tahun 240 hari, melampaui rekor Manuel Rosas yang bertahan 96 tahun.




