Putra Nababan Soroti Kesenjangan Capaian KEK Super Prioritas

2 menit membaca
Ninding Yulius Permana
News, Politik - 02 Jul 2026

Indoragamnewscom, JAKARTA-Anggota Komisi VII DPR RI Putra Nababan meminta pemerintah mengevaluasi kebijakan pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus Super Prioritas agar tidak hanya berorientasi pada besaran investasi, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata bagi perekonomian masyarakat sekitar.

Hal itu disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat dan RDPU bersama Kementerian Pariwisata dan pengelola otorita di Kompleks Parlemen, Senayan, Rabu (1/7/2026).

“Saya melihat ada perbedaan yang sangat mencolok. Investasi yang masuk besar, tetapi dampaknya terhadap ekonomi dan penyerapan tenaga kerja belum terlihat optimal. Ini yang perlu dievaluasi,” ujarnya.

Putra menyoroti data pemerintah yang menunjukkan kesenjangan capaian antarkawasan. Ia mempertanyakan mengapa keberhasilan sejumlah KEK, seperti Nongsa, belum dapat direplikasi oleh kawasan lainnya.

Data dari Kementerian Pariwisata menunjukkan realisasi investasi KEK Nongsa di tahun 2025 sudah mencapai 95 persen atau sekitar Rp2,7 triliun.

Selain itu, Putra menilai alokasi anggaran tidak hanya difokuskan pada pembangunan infrastruktur di dalam kawasan. Ia mendorong penguatan rantai pasok ekonomi kreatif dan desa penyangga agar manfaat investasi dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Anggaran jangan hanya digunakan membangun kawasan inti. Yang tidak kalah penting adalah memperkuat ekonomi kreatif dan desa penyangga agar manfaat pengembangan KEK dirasakan lebih luas,” tegasnya.

Putra juga meminta penyajian data kinerja KEK secara terintegrasi–mulai dari nilai investasi, jumlah kunjungan, hingga penyerapan tenaga kerja–untuk memudahkan DPR mengevaluasi efektivitas kebijakan.

Bagikan Disalin

IKLAN

INSTAGRAM

2 months ago
2 months ago
2 months ago
3 months ago
3 months ago

x
x
CLOSE ADS