Kamrussamad Dorong Kualitas Belanja Negara dan Akses Kredit UMKM

2 menit membaca
Nandang Permana
News, Politik - 10 Jul 2026

Indoragamnewscom, JAKARTA-Anggota Komisi XI DPR RI Kamrussamad mendorong pemerintah terus meningkatkan kualitas belanja negara serta memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah sebagai strategi menjaga pertumbuhan ekonomi nasional.

Menurutnya, belanja APBN harus semakin berkualitas agar mampu memberikan dampak nyata terhadap perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.

“Kita mendorong pemerintah untuk terus meningkatkan kualitas belanja APBN kita,” ujarnya usai diskusi Dialektika Demokrasi bertema ‘Peran DPR dalam Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Nasional’ di Gedung Nusantara, Senayan, dikutip Jumat (10/7/2026).

Kamrussamad menilai kondisi fiskal Indonesia masih menghadapi tantangan berat. Beban pembayaran utang yang terus meningkat—mencapai sekitar Rp477 triliun pada semester pertama 2026—menyempitkan ruang pemerintah untuk membiayai investasi produktif.

Sementara, pembiayaan investasi pemerintah hanya sekitar Rp57 triliun. “Komposisi ini belum ideal. Seharusnya pembiayaan investasi jauh lebih besar dibandingkan pembayaran utang,” katanya.

Politisi Fraksi Gerindra itu juga menyoroti ketergantungan impor energi yang membuat ekonomi rentan terhadap gejolak harga minyak dunia. Kebutuhan minyak nasional mencapai sekitar 1,6 juta barel per hari, sementara produksi domestik baru sekitar 615 ribu barel per hari.

Selain itu, Kamrussamad mendorong sektor perbankan mempercepat penyaluran kredit kepada UMKM. Menurutnya, dukungan pembiayaan menjadi faktor penting agar UMKM dapat berkembang dan berkontribusi lebih besar terhadap perekonomian nasional.

Penyaluran pembiayaan kepada UMKM masih perlu ditingkatkan agar manfaat pelonggaran likuiditas benar-benar dirasakan sektor produktif.

Ia juga mengajak pemerintah daerah tetap optimistis menjalankan program pembangunan melalui Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah dan terus mendorong inovasi fiskal serta memperkuat kemandirian keuangan daerah.

“Daerah harus tetap optimistis meningkatkan akselerasi pembangunan ekonomi melalui inovasi fiskal serta memperkuat kemandirian fiskalnya supaya terus tumbuh dan berkembang,” pungkasnya.

Bagikan Disalin

IKLAN

INSTAGRAM

2 months ago
2 months ago
2 months ago
3 months ago
3 months ago

x
x
CLOSE ADS