Ilustrasi rebusan kunyit dan jahe sebagai obat alami pereda nyeri sendi/Ilustrasi: IndoragamnewscomIndoragamnewscom-Rasa nyeri yang muncul akibat kekakuan pada persendian dapat mengganggu aktivitas harian, mulai dari tangan, lutut, pinggul, hingga tulang belakang. Di tengah belum ditemukannya obat yang benar-benar menyembuhkan kondisi ini, sejumlah bahan herbal seperti kunyit, jahe, dan kayu manis disebut mampu mengelola peradangan penyebab rasa sakit.

Menurut Cleveland Clinic, arthritis menjadi salah satu pemicu paling umum dari nyeri sendi. Meski demikian, pengelolaan gejala dapat dilakukan melalui konsumsi air rebusan herbal yang memiliki sifat anti-inflamasi.
Kunyit, misalnya, mengandung kurkumin yang telah terbukti mengurangi peradangan kronis. “Banyak penelitian menunjukkan, kurkumin dapat mengurangi peradangan kronis, salah satunya pada penderita rheumatoid arthritis,” demikian dikutip dari Medical News Today.
Hanya saja, tubuh manusia sulit menyerap kurkumin dalam jumlah besar sehingga dianjurkan dikombinasikan dengan lada hitam yang kaya piperin.

Kayu manis pun tak kalah berkhasiat. Studi menunjukkan konsumsi rempah ini mampu menurunkan tingkat peradangan dan stres oksidatif, dua faktor utama yang memperparah nyeri sendi. Sementara itu, jahe dikenal mampu mengurangi kekakuan sendi pada penderita osteoarthritis.
Penelitian juga mengungkapkan bahwa jahe dapat mengubah ekspresi gen yang berkaitan dengan peradangan, sehingga meredakan gejala rheumatoid arthritis.
Teh hijau yang kaya polifenol disebut memberikan efek perlindungan pada sendi. Kendati belum ada bukti kuat bahwa teh hijau biasa langsung mengurangi nyeri, kandungan antioksidannya dipercaya mampu melawan peradangan pada kondisi arthritis dan osteoarthritis. “Kandungan polifenol dalam teh hijau dipercaya memberikan efek perlindungan pada sendi,” tulis Healthline.
Bahan lain yang tak kalah potensial adalah rosehip, buah dari tanaman mawar yang kaya vitamin C dan senyawa galaktolipid. Sebuah meta-analisis penelitian menunjukkan bahwa rosehip dapat mengurangi skor nyeri pada penderita osteoarthritis dan rheumatoid arthritis secara signifikan.
Daun jelatang pun telah lama digunakan di Eropa sebagai obat tradisional untuk mengatasi nyeri otot dan sendi. Ekstraknya mengandung antioksidan yang mampu menghambat enzim kunci dalam proses peradangan.
Meski demikian, air rebusan daun jelatang tidak disarankan bagi ibu hamil serta penderita masalah ginjal dan kandung kemih. Para ahli tetap mengingatkan agar masyarakat berkonsultasi dengan dokter sebelum mengandalkan ramuan herbal ini sebagai pengobatan utama.







Tidak ada komentar