Lahan Bekas Banjir Pidie Jaya Kembali Produktif, BI Panen Perdana Bawang Merah

2 menit membaca
Fazril Maulana
Daerah - 09 Jul 2026

Indoragamnewscom, PIDIE JAYA-Lahan pertanian seluas satu hektare di Gampong Meunasah Teungoh, Kecamatan Meurah Dua, yang sebelumnya tertimbun material banjir bandang, kini kembali menghasilkan.

Panen perdana bawang merah di lahan pascabencana itu dilakukan Selasa (7/7/2026).

Program percontohan ini merupakan inisiasi Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh bersama Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya.

Dua puluh petani dari Kelompok Tani Jaya membudidayakan bawang merah di atas lahan yang sempat tertutup endapan lumpur setebal hingga satu meter pascabanjir November 2025.

Sekretaris Daerah Pidie Jaya Munawar Ibrahim mengatakan program ini memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan pangan dan membantu pengendalian inflasi daerah melalui pengembangan komoditas hortikultura.

“Lahan ini adalah sawah masyarakat yang terdampak cukup berat. Setelah proses pemulihan, penanaman bawang merah dan palawija akan direplikasi ke kawasan terdampak lainnya,” ujarnya.

Kepala Perwakilan BI Aceh Agus Chusaini menegaskan program dirancang untuk menggerakkan kembali aktivitas ekonomi masyarakat, bukan semata mengejar hasil panen.

BI menyiapkan lahan percontohan total lima hektare yang tersebar di lima lokasi dengan tingkat kerusakan berbeda, menguji bawang merah, cabai, dan jagung untuk mengetahui tanaman paling adaptif di lahan pascabanjir.

Keberhasilan ini tidak lepas dari pendampingan tim pakar Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala. Tim mengambil sampel tanah, merumuskan formula nutrisi, serta merekomendasikan bahan organik lebih tinggi untuk memperbaiki struktur tanah berpasir yang tersisa dari material banjir.

BI juga menyiapkan dukungan pemasaran dengan menggandeng agregator di Banda Aceh agar hasil panen terserap pasar dan harga tetap terjaga.
Selain kegiatan panen, BI menyalurkan bantuan sarana produksi pertanian dan peralatan operasional kepada dua dayah terdampak banjir, yaitu Dayah Ummul Ayman dan Dayah Bustanul Muallimin Al Munawarah .

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Pidie Jaya Muhammad Nur mengapresiasi kolaborasi ini.

“Program ini diharapkan berlanjut karena bawang merah dan cabai merupakan komoditas strategis yang berkontribusi terhadap pengendalian inflasi,” katanya.

Bagikan Disalin

IKLAN

INSTAGRAM

2 months ago
2 months ago
2 months ago
3 months ago
3 months ago

x
x
CLOSE ADS