Bupati Tanah Datar Eka Putra mengikuti rapat percepatan pembangunan Tol Padang–Pekanbaru di Kementerian PU/Foto: Humas Pemkab Tanah DatarIndoragamnewscom, TANAH DATAR-Pemerintah Kabupaten Tanah Datar, Sumatra Barat, mendorong percepatan pembangunan Jalan Tol Padang–Pekanbaru Seksi Bukittinggi–Sicincin.

Upaya itu dibahas dalam pertemuan lanjutan bersama Kementerian Pekerjaan Umum (PU) RI di Gedung Bina Marga, Jakarta, Selasa lalu (3/2/2026).
Pembahasan difokuskan pada progres pembangunan, sinkronisasi kebijakan pusat dan daerah, serta dukungan teknis dari pemerintah daerah agar proyek strategis nasional tersebut segera terealisasi dan memberi dampak langsung terhadap konektivitas wilayah Sumatra Barat.
Bupati Tanah Datar, Eka Putra, menilai keberadaan Tol Padang–Pekanbaru merupakan kebutuhan jangka panjang yang strategis bagi penguatan ekonomi regional. Infrastruktur ini diyakini akan memperlancar arus barang dan jasa sekaligus meningkatkan mobilitas masyarakat antardaerah.

Menurut Eka Putra, tol tersebut akan mempercepat konektivitas kawasan Padang, Padang Pariaman, Padang Panjang, Bukittinggi, Agam, hingga wilayah hinterland lainnya di Sumatra Barat.
“Pemerintah Kabupaten Tanah Datar siap mendukung penuh pembangunan Jalan Tol Padang–Pekanbaru. Kami berkomitmen bersinergi dengan pemerintah pusat dan provinsi, termasuk dalam penyesuaian teknis dan kesiapan wilayah,” ujar Eka Putra.
Rapat dipimpin Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PU RI Roy Rizali Anwar. Sejumlah pemangku kepentingan turut hadir, di antaranya Anggota DPR RI Andre Rosiade, Gubernur Sumatra Barat Mahyeldi Ansharullah, serta kepala daerah dari wilayah yang dilintasi trase tol Padang–Pekanbaru.
Eka Putra menyebut, usulan trase tol yang melintasi Kabupaten Tanah Datar mendapat dukungan luas, termasuk dari Anggota DPR RI Andre Rosiade. Dukungan tersebut dinilai membuka peluang percepatan tahapan perencanaan berikutnya.
“Alhamdulillah, usulan trase yang melewati Padang Panjang, masuk ke beberapa titik di Tanah Datar, hingga tembus ke kawasan Biaro mendapat dukungan. Selanjutnya kami akan menyiapkan usulan desain trase secara lebih detail,” jelasnya.
Ia menambahkan, pembangunan jalan tol tidak hanya berdampak pada kelancaran transportasi, tetapi juga menjadi pengungkit sektor pariwisata, investasi, dan distribusi logistik yang selama ini menjadi tantangan utama di wilayah daratan Sumatra Barat.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Tanah Datar didampingi Asisten Ekonomi dan Pembangunan Ten Ferry serta Kepala Dinas PUPR Pertanahan Mustika Suarman.






