PKL Depan RSUD Batang Direlokasi ke Pujasera, Tenggat 14 Juli

2 menit membaca
Fazar Eka
Daerah - 11 Jul 2026

Indoragamnewscom, BATANG-Kawasan di depan RSUD Saerah Batang mulai ditata. Bahu jalan dan area depan rumah sakit yang selama ini dipadati lapak pedagang kaki lima kini dikosongkan secara bertahap.

Pemerintah Kabupaten Batang menerbitkan Surat Peringatan Pertama sebagai tanda dimulainya proses relokasi.

Operasi gabungan yang digelar Selasa (7/7/2026) melibatkan Satuan Polisi Pamong Praja dan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kabupaten Batang. Para pedagang diarahkan menempati Pujasera yang telah disiapkan.

Kepala Satpol PP Batang Haryono mengatakan penertiban diawali dengan pendekatan persuasif.

“Ini merupakan kegiatan bersama Satpol PP dan Disperindagkop. Untuk sementara para pedagang kami arahkan pindah ke pujasera karena lokasi ini akan ditata agar lebih rapi dan nantinya akan dibangun trotoar,” kata Haryono dikutip Sabtu (11/7/2026).

Relokasi, menurut dia, bukan untuk menghilangkan mata pencaharian, melainkan menata kawasan agar aktivitas ekonomi tetap berjalan tanpa mengganggu fungsi ruang publik.

Kawasan depan RSUD selama ini menjadi pusat aktivitas masyarakat. Keberadaan PKL memang memudahkan pengunjung rumah sakit memperoleh makanan dan minuman.

Namun, lapak di tepi jalan mengurangi fungsi trotoar, menghambat pejalan kaki, dan berpotensi mengganggu lalu lintas.

Kepala Disperindagkop UKM Batang Wahyu Budi Santoso menjelaskan proses pemindahan berjalan bertahap.

“Sebagian pedagang sudah pindah. Karena kita tatakan di Pujasera” . Peran dinasnya, kata Wahyu, berfokus pada administrasi dan sosialisasi langsung. “Mulai dari obrolan dari hati ke hati secara lisan, hingga layangan surat resmi,” ungkapnya.

Pemerintah menetapkan batas waktu hingga pertengahan Juli. “Kemudian nanti tanggal 14 ini jadwal akhir, nanti akan ditertibkan oleh Satpol PP,” tuturnya.

Wahyu memastikan tidak ada beban biaya tambahan di lokasi baru. Retribusi di Pujasera mengacu pada regulasi yang sudah berjalan. “Saya rasa di sana pun kan juga ditarik retribusi, jadi enggak keberatan. Hanya pindah tempat saja,” jelasnya.

Selama proses penataan, petugas turut membantu pedagang memindahkan gerobak, meja, dan perlengkapan dagangan menuju Pujasera.

Pemerintah berharap relokasi ini menjadi solusi saling menguntungkan: kota mendapatkan wajah lebih tertib, sementara pedagang memperoleh tempat jualan lebih nyaman dan legal.

Bagikan Disalin

IKLAN

INSTAGRAM

2 months ago
2 months ago
2 months ago
3 months ago
3 months ago

x
x
CLOSE ADS