Purbaya: Integritas ASN Kunci Daya Saing Indonesia di Tengah Perubahan Global

2 menit membaca
Ninding Yulius Permana
Nasional, News - 12 Jul 2026

Indoragamnewscom, JAKARTA-Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan daya saing Indonesia tidak hanya ditentukan oleh kekayaan sumber daya alam, tetapi juga kualitas institusi dan tata kelola pemerintahan.

Dalam kuliah umum di puncak Dies Natalis ke-11 PKN STAN, Tangerang Selatan, ia menyampaikan bahwa aparatur negara, khususnya di sektor keuangan, memegang peran strategis dalam meningkatkan daya saing nasional.

Purbaya memaparkan perubahan lanskap ekonomi global akibat perang tarif, pergeseran rantai pasok, perkembangan teknologi, transisi energi, dan dinamika geopolitik menciptakan tantangan baru.

Indonesia tidak dapat menghindari dampaknya, tetapi harus merespons melalui kebijakan adaptif, pengelolaan fiskal kredibel, dan perbaikan tata kelola.

“Dunia sedang berubah dan perubahan itu tidak menunggu kita siap. Pertanyaannya bukan lagi apakah kita terdampak. Kita pasti terdampak. Pertanyaannya adalah apakah kita cukup cepat membaca arah perubahan, cukup disiplin menjaga APBN, dan cukup berani memperbaiki tata kelola,” ujarnya di hadapan mahasiswa PKN STAN dikutip Minggu (12/7/2026).

Ia menjelaskan APBN merupakan instrumen strategis untuk mewujudkan Indonesia yang adil dan makmur. Karena belanja pemerintah hanya sebagian dari keseluruhan aktivitas ekonomi, pengelolaan fiskal harus mampu menjadi katalis yang mendorong sektor swasta sebagai motor utama pertumbuhan.

Purbaya menekankan kepada mahasiswa PKN STAN bahwa peran mereka kelak akan menentukan kemampuan Indonesia bersaing di pasar global.
“Nanti peran Anda akan menentukan kita bisa bersaing enggak di pasar global. Bea cukai yang bersih, pajak yang bersih, dan streamlining kebijakan kita akan mempengaruhi daya saing Indonesia di pasar domestik maupun di pasar dunia. Jadi Anda belajar yang betul, karena nasib kita nanti tergantung Anda semua,” tegasnya.

Ia mengingatkan penguasaan ilmu pengetahuan harus berjalan beriringan dengan integritas sebagai fondasi utama dalam menjalankan amanah publik. “Kementerian bisa dilatih, sistem bisa dibangun, teknologi bisa dibeli, tetapi integritas harus dijaga sejak awal, setiap hari, terutama ketika tidak ada orang yang melihat,” ujarnya.

Purbaya menambahkan mahasiswa PKN STAN bukan sekadar calon aparatur sipil negara, melainkan calon penjaga kepercayaan publik yang akan menentukan kualitas pengelolaan keuangan negara di masa depan.

“Adik-adik semua adalah calon penjaga kepercayaan publik. APBN bukan sekadar tabel penerimaan dan belanja, tetapi cara negara hadir dalam kehidupan masyarakat,” pungkasnya.

Bagikan Disalin

IKLAN

INSTAGRAM

2 months ago
2 months ago
2 months ago
3 months ago
3 months ago

x
x
CLOSE ADS