Kevin C. Cox / GETTY Gelandang serang Timnas Prancis, Michael Olise. (IMAGES NORTH AMERICA / Getty Images via AFP)Indoragamnewscom-Real Madrid menetapkan Michael Olise sebagai target utama untuk mengisi sisi kanan serangan musim depan. Winger Bayern Munich berusia 24 tahun itu diproyeksikan melengkapi lini depan Los Blancos bersama Vinicius Junior dan Kylian Mbappe, membentuk trio menyerang yang berpotensi menjadi salah satu yang paling mematikan di Eropa.

Ketertarikan Madrid terhadap Olise memang nyata meski sempat ada penolakan dari kubu klub. Dalam pernyataan resmi pada 20 Juni, Madrid menegaskan belum berkomunikasi langsung maupun tidak langsung dengan pemain, agen, atau orang-orang di sekitarnya. Namun dilansir AS, Jumat (10/7/2026), minat itu tetap ada dan tidak menghilang begitu saja.
Olise sendiri baru menjalani Piala Dunia 2026 yang sangat mengesankan bersama Prancis, mencatat enam assist dalam enam pertandingan dan menjadi salah satu pemain paling menonjol di seluruh turnamen. Performa gemilang itu dipastikan hanya akan semakin mengerek harga pasarnya di mata Bayern Munich.
Madrid sudah lama mencari sosok yang benar-benar bisa menguasai sisi kanan serangan mereka. Posisi itu praktis tidak pernah benar-benar terisi secara konsisten sejak kepergian Gareth Bale, dan berbagai eksperimen yang sudah dilakukan selama bertahun-tahun tidak pernah menghasilkan pemain yang mampu mengklaim posisi itu sebagai miliknya.

Kemampuan Olise menggiring bola, menciptakan peluang, dan bergerak masuk ke area tengah membuatnya dinilai sangat cocok bermain bersama Vinicius dan Mbappe. Florentino Perez disebut sangat menginginkan transfer tersebut, namun Bayern tidak berada dalam posisi terdesak untuk melepasnya dan memiliki posisi tawar yang sangat kuat dalam negosiasi yang diperkirakan tidak akan berjalan mudah.
Menyadari bahwa transfer Olise belum tentu terwujud, pelatih baru Real Madrid Jose Mourinho sudah mulai memetakan alternatif yang tersedia di dalam skuad. Ada beberapa nama yang bisa dipertimbangkan, meski masing-masing punya keterbatasan tersendiri.
Arda Guler menjadi pilihan terdepan setelah mencatat enam gol dan 12 assist dalam 51 pertandingan musim lalu. Namun posisi terbaik pemain Turki itu sejatinya berada di belakang penyerang utama, bukan sebagai winger murni yang benar-benar menyisir sisi lapangan.
Brahim Diaz juga bisa mengisi posisi tersebut. Pemain internasional Maroko itu tampil dalam 42 pertandingan musim lalu dengan sumbangan dua gol dan lima assist, meski perannya lebih sering sebagai pemain pengganti ketimbang starter utama yang diandalkan dari menit pertama.
Rekrutan baru Bernardo Silva dari Manchester City membuka opsi lain yang menarik. Pemain Portugal itu lama mengisi sayap kanan di City, namun perannya mulai bergeser ke tengah, termasuk saat Roberto Martinez menggunakannya sebagai pemain pengganti di area tengah setelah penampilan buruk Portugal di laga pertama Piala Dunia. Mourinho bisa mengambil pendekatan serupa, meski itu berarti Bernardo bukan solusi permanen di sisi kanan.
Endrick menjadi nama yang semakin menarik untuk dipertimbangkan setelah kembali dari masa pinjaman di Lyon dengan catatan delapan gol dan delapan assist dalam 16 pertandingan. Penyerang Brasil itu menunjukkan fleksibilitas dengan tampil baik ketika dimainkan dari sisi kanan di Ligue 1, membuka peluang bagi Mourinho untuk mengeksplorasinya di luar peran aslinya sebagai pelapis Mbappe.
Franco Mastantuono dan Rodrygo melengkapi daftar opsi yang tersedia, namun keduanya hadir dengan tanda tanya besar. Mastantuono belum konsisten di musim pertamanya dan sempat terganggu cedera pubalgia, sementara Rodrygo masih dalam proses pemulihan panjang setelah cedera ligamen anterior dan meniskus eksternal lutut kanan yang dialaminya pada awal Maret, dengan perkiraan waktu pemulihan sekitar satu tahun penuh.
Madrid kini berada dalam situasi yang tidak sederhana. Mourinho memiliki banyak pilihan di atas kertas, namun belum ada satu pun yang benar-benar pasti menjadi pemilik sisi kanan secara permanen. Transfer Olise adalah solusi paling ideal yang bisa mengakhiri pencarian panjang itu, meski Madrid harus siap menyiapkan biaya besar dan kesabaran ekstra dalam negosiasi yang berpotensi berlangsung hingga hari-hari terakhir bursa transfer musim panas ini.




