Stok Beras Melimpah, DPR Ingatkan Jangan Abaikan Rakyat Miskin

2 menit membaca
Nandang Permana
News, Politik - 25 Feb 2026

Indoragamnewscom, JAKARTA-Anggota Komisi IV DPR RI Sulaeman L. Hamzah mengapresiasi lonjakan produksi dan cadangan beras nasional yang bahkan memicu rencana ekspor, namun mengingatkan pemerintah agar tak melupakan realitas pahit masyarakat miskin yang masih kesulitan mengakses pangan.

Dia pun menyoroti ironi di tengah gudang Bulog yang penuh, masih ada anak bangsa yang makan hanya sekali sehari.

Pernyataan itu disampaikan Sulaeman saat meninjau Gudang Bulog Sukamaju di Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (24/2/2026).

“Saya mengapresiasi Kementerian Pertanian dan Badan Pangan yang sudah berusaha sehingga stok beras kita berlipat-lipat, bahkan ada rencana ekspor. Ini niat yang baik,” ujarnya.

Kendati demikian, ia mengingatkan bahwa keberhasilan meningkatkan produksi tak otomatis menyelesaikan persoalan distribusi dan daya beli. “Ada produksi melimpah, stok banyak di gudang, tetapi masih ada anak bangsa yang makan sehari mungkin hanya sekali. Ini yang harus kita lihat bersama,” tegas Sulaeman.

Di sisi lain, ia juga menyoroti nasib petani di tengah surplus. Rencana ekspor, menurutnya, harus mempertimbangkan daya saing harga Indonesia di pasar global.

“Kalau kita produksi melimpah dan ingin ekspor, kita juga harus lihat apakah kita mampu bersaing dari sisi harga. Jangan sampai kita terus bicara hal yang sama tapi tidak pernah selesai,” katanya.

Dalam kunjungan tersebut, Sulaeman mengapresiasi kinerja Bulog Palembang yang melayani Sumatera Selatan dan Bangka Belitung dengan stok yang dinilai baik. Adapun ia menyoroti adanya beras yang telah tersimpan setahun dan berpotensi menimbulkan kerugian.

“Tadi kita lihat sepintas memang masih bagus, tapi sudah ada kekhawatiran. Dua sampai tiga bulan ke depan ini harus habis. Kalau tidak, kita bisa rugi besar. Daripada rusak dan mubazir karena terikat prosedur, lebih baik dibagikan saja kepada masyarakat yang membutuhkan,” usulnya.

Komisi IV DPR berkomitmen mendorong kebijakan pangan yang tak hanya berorientasi pada produksi dan stok, tetapi juga berpihak pada petani dan masyarakat rentan. Persoalan beras yang mengendap di gudang sementara warga kesulitan pangan menjadi ironi klasik yang terus berulap di negeri ini.

Bagikan Disalin

IKLAN

IKLAN

IKLAN

INSTAGRAM

1 week ago
3 weeks ago
4 weeks ago
2 months ago
2 months ago

YOUTUBE

x
x
CLOSE ADS
error: Content is protected !!