
Indoragamnewscom, BOGOR-Persikad Depok harus menelan pil pahit dalam lanjutan Championship 2025/2026.

Bermain di hadapan pendukung sendiri di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Minggu (24/11/2025), tim berjuluk Serigala Margonda kalah 0-2 dari Adhiyaksa FC.
Laga berjalan sengit sejak awal. Persikad sejatinya tampil agresif, namun situasi menjadi sulit setelah mereka harus bermain dengan 10 pemain.
Kondisi tersebut dimanfaatkan Adhiyaksa FC untuk menguasai pertandingan dan mencetak dua gol.

Pelatih Persikad, Ahmad Zulkifli, menyampaikan permohonan maaf atas hasil negatif ini.
“Saya meminta maaf terhadap suporter dan juga warga Depok karena tidak bisa memberikan hasil maksimal. Kekalahan ini akan kami jadikan evaluasi agar ke depannya lebih baik,” ujarnya.
Menurutnya, pertandingan sebenarnya berjalan menarik dan tim sempat memberikan perlawanan sebelum kehilangan satu pemain.
“Pertandingan hari ini seru. Lawan tidak mampu memanfaatkan kelengahan kami di awal-awal. Kami bermain dengan 10 pemain dan akhirnya harus kalah di kandang,” jelasnya.
Evaluasi Total di Semua Lini
Zulkifli menegaskan bahwa kekalahan ini menjadi sinyal kuat perlunya evaluasi menyeluruh.
Lebih lanjut, Zulkifli menyoroti jumlah gol yang mampu dicetak dan gol yang bersarang ke gawang Persikad.
“Pasti kami akan evaluasi apa yang harus dievaluasi dari 5 game yang saya hadapi bersama Persikad,” ungkapnya.
“9 memasukkan dan 7 kemasukan. Berarti ada yang harus dievaluasi, kita cukup tajam dan lini pertahanan ada sedikit masalah dan itu harus diperbaiki. Transisi permainan harus diperbaiki,” tambahnya.
Terkait rencana perbaikan skuad, Zulkifli membuka peluang adanya penambahan pemain di putaran selanjutnya.
“Untuk penambahan pemain, kita akan duduk dengan manajemen apakah harus menambah pemain atau memaksimalkan yang ada,” pungkasnya.






