Dapur SPPG /Ilustrasi: IndoragamnewscomIndoragamnewscom, JAKARTA-Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah melakukan pembenahan menyeluruh terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar berjalan optimal dan tepat sasaran.

Hal ini disampaikan dalam Rapat Paripurna ke-19 DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (20/5/2026).
Program MBG saat ini telah menjangkau 62,4 juta penerima manfaat setiap harinya, terdiri dari 6,3 juta balita, 2 juta ibu menyusui, serta 868 ribu ibu hamil.
Pemerintah juga berencana memperluas jangkauan kepada 500 ribu lansia yang hidup tanpa pendamping.

“Kita juga akan memberikan MBG kepada 500 ribu lansia yang tinggal sendiri, yang hidup sebatang kara, dan yang butuh MBG. Itu adalah perintah UUD pasal 33 dan pasal 34 bahwa kaum miskin harus diurus oleh negara,” ujar Presiden Prabowo.
Di tengah realisasi masif, Presiden mengakui adanya dinamika dan kekurangan dalam implementasi. Pemerintah telah menghentikan operasional lebih dari 3.000 unit penyedia yang dinilai tidak memenuhi standar kualitas.
“Kita sudah tutup lebih dari 3.000 dapur. Saya sudah minta para pejabat dan saya persilakan anggota DPR, bupati di mana-mana, silakan periksa semua dapur,” tuturnya.
Presiden mengajak seluruh elemen pengawas, termasuk legislatif dan kepala daerah, terlibat aktif memantau jalannya program.
“Kalau ada yang tidak sesuai, laporkan segera, akan kita segera tindak. Saudara-saudara, kita tidak akan mengizinkan masalah begini penting untuk diurus secara tidak benar,” pungkasnya.







Tidak ada komentar