10 Manfaat Terong Hijau: Dari Jaga Tulang hingga Lawan Kanker

3 menit membaca
Padilah Rahayu
Ragam - 20 Apr 2026

Indoragamnewscom-Terong hijau, sayuran yang kerap muncul dalam masakan tradisional Asia, ternyata menyimpan segudang nutrisi. Mulai dari vitamin A, E, B kompleks, hingga K, serta mineral seperti kalsium, fosfor, dan sodium, sayuran ini menjadi paket lengkap bagi kesehatan pencernaan, tulang, otak, hingga pencegahan kanker.

Ditemukan pertama kali di India, Cina, dan wilayah Asia Timur, terong hijau telah melalui evolusi pembiakan selektif yang menghasilkan variasi bentuk dan warna mencolok. Dengan panjang 9 hingga 30 sentimeter, kulitnya halus mengkilap dengan warna hijau muda hingga tua, seringkali berbintik putih. Rasanya ringan, manis, dan sedikit pahit dibanding varietas terong lainnya.

Menjaga sistem pencernaan. Kandungan seratnya membantu kelancaran pencernaan dengan mengatur penyerapan makanan. Satu cangkir terong hijau mentah menyediakan sekitar 10 persen dari kebutuhan serat harian orang dewasa yang mencapai 25-38 gram.

Mengontrol kolesterol dalam darah. Serat dalam terong hijau membantu mengatur kolesterol tetap normal. Kulitnya mengandung antioksidan yang membersihkan tubuh dari racun dan zat berbahaya.

Menjaga kesehatan tulang. Terong hijau mengandung mineral, kalsium, dan vitamin D yang esensial untuk kekokohan tulang, terutama bagi mereka yang ingin tetap aktif di masa tua.

Meningkatkan kemampuan otak. Kandungan antosianin bekerja bersama nasunin untuk menjaga lipid dalam membran sel otak. Ini tidak hanya meningkatkan aliran darah ke otak, tetapi juga menjaga kinerja otak tetap lancar.

Mengontrol asam lambung. Terong hijau menjadi pilihan aman bagi penderita asam lambung berlebih. Sayuran ini dapat menetralkan kelebihan asam dan mengurangi rasa nyeri yang terkait.

Mengurangi risiko penyakit jantung. Flavonoid, termasuk antosianin, bekerja mencegah pembentukan tumor pada pembuluh darah dan menghentikan enzim yang dapat berdampak pada penyebaran sel kanker.

Cocok sebagai menu diet. Rendah kalori dan tinggi serat membantu membuat perasaan kenyang lebih lama, mengurangi hasrat makan berlebihan.

Baik untuk kesehatan dan kebersihan kulit. Antioksidan tinggi membantu menjaga kulit tetap bersih. Dikonsumsi teratur atau dijadikan masker wajah, terong hijau dapat mencerahkan warna kulit dan menghilangkan bekas jerawat.

Pencegahan kanker. Kandungan solasodine rhamnosyl glycosides (SRGs) dalam terong hijau terbukti efektif menyebabkan kematian sel kanker dan mengurangi risiko kambuhnya jenis kanker tertentu, meskipun penelitian masih terbatas.

Mengontrol gula darah. Polifenol dan antioksidan membantu mengurangi penyerapan glukosa dan jenis gula lainnya, sekaligus membantu meningkatkan insulin agar kadar gula darah tetap terkendali.

Tips memilih terong hijau: pilih yang segar dengan berat padat, warna segar, dan tekstur tidak terlalu lentur. Meski bisa dimakan mentah, beberapa jenis lebih baik dimasak. Hindari menggoreng dengan terlalu banyak minyak.

Cobalah merebus, mengukus, atau menumis untuk mempertahankan nutrisi. Konsumsilah dengan porsi wajar sebagai bagian dari pola makan seimbang.

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IKLAN

IKLAN

IKLAN

INSTAGRAM

3 weeks ago
3 weeks ago
3 weeks ago
3 weeks ago
3 weeks ago

YOUTUBE

x
x
CLOSE ADS
error: Content is protected !!