Kontamale, Pemandian Umum Bening di Ceruk Karang Wakatobi

2 menit membaca
Evan Permana
News, Wisata - 04 Jul 2026

Indoragamnewscom-Apa yang terbayang saat mendengar kata “pemandian umum”? Kumuh. Kotor. Tapi pemikiran itu berubah begitu sampai di Kontamale.

Terbentuk di antara ceruk Goa Karang Wanci dan Sombu, pemandian umum di Pulau Wangi-wangi, Kepulauan Wakatobi, ini menyuguhkan air jernih berwarna biru khas—tak ubahnya keindahan bawah laut yang membuat Wakatobi terkenal.

Kontamale, yang berarti pemandian, telaga, atau danau dalam bahasa setempat, terletak di Pulau Wangi-wangi—pulau yang lebih sering disebut Pulau Wanci oleh warga sekitar. Di antara sekian banyak pemandian umum di pulau itu, Kontamale adalah yang paling terkenal.

Salah satu keistimewaannya adalah letak yang strategis. Hanya sekitar 100 meter dari jalan raya, wisatawan tak perlu menempuh perjalanan melelahkan. Patokan lokasi yang mudah diingat: Lapangan Merdeka.

Tidak seperti pemandian umum kebanyakan, Kontamale menawarkan pemandangan yang menakjubkan. Airnya jernih, dingin, tawar, dan sedikit payau.

Saat berenang atau mandi, pengunjung perlu memilah lokasi karena ada bagian yang sangat dalam dan ada pula yang dangkal.

Sebaiknya, sebelum menyeburkan diri, ukur dulu kedalaman tempat yang akan dijadikan lokasi mandi.

Masyarakat sekitar memanfaatkan Kontamale layaknya sungai. Selain mandi, banyak juga yang mencuci pakaian di sini. Meski menggunakan sabun dan bahan lain yang biasanya membuat air keruh dan kotor, di Kontamale hal itu tidak terjadi.

Airnya selalu kembali jernih dan menyegarkan. Ditambah pemandangan pepohonan rindang di sekitarnya, mata pun ikut segar.

Yang paling penting: tidak dipungut biaya. Gratis. Alam memang diciptakan untuk dinikmati manusia.

Bagi wisatawan dari luar provinsi yang ingin berkunjung ke Pulau Wangi-wangi, ada dua pilihan perjalanan. Pertama, menggunakan kapal Pelni berlabuh di Pelabuhan Buton, kemudian pindah ke kapal kayu menuju Pulau Wangi-wangi.

Alternatif kedua, menggunakan transportasi udara menuju Bandara Haluoleo-Kendari, lalu berganti kapal penumpang dengan pelabuhan tujuan Ereke-Wanci.

Jalur darat memang tidak memungkinkan. Agak sulit memang. Tapi kesulitan itu sebanding dengan suguhan keajaiban alam yang menanti di Pulau Wangi-wangi.

 

Sumber: Indonesia Kaya

Bagikan Disalin

IKLAN

INSTAGRAM

2 months ago
2 months ago
2 months ago
3 months ago
3 months ago

x
x
CLOSE ADS