Brokoli kaya vitamin C, sulforaphane anti-kanker, serta nutrisi untuk tulang, jantung, mata, dan hormon/Ilustrasi: IndoragamnewscomIndoragamnewscom-Sayuran hijau yang kerap jadi sisa di piring ternyata menyimpan kekuatan luar biasa. Dalam 90 gram brokoli terkandung vitamin C hampir memenuhi kebutuhan harian, plus senyawa anti-kanker yang sedang diteliti para ilmuwan.

Brokoli (Brassica oleracea var. italica) pertama kali dibudidayakan di Italia pada era Romawi, tapi baru populer di Amerika Serikat pada abad ke-20 berkat imigran Italia . Kini ia dikenal sebagai salah satu sayuran dengan kerapatan nutrisi tertinggi di dunia.
Dalam 90 gram brokoli mentah: kalori 35, protein 2,3 gram, serat 2,2 gram. Jumlah vitamin C-nya mencapai 91 persen kebutuhan harian. Vitamin K: 77 persen. Folat: 15 persen. Hampir 90 persen sisanya adalah air .
Yang membuat brokoli istimewa bukan cuma vitaminnya. Senyawa sulforaphane—fitokimia utama dalam brokoli—menjadi perhatian peneliti karena kemampuannya melawan pembentukan kanker pada tingkat molekuler . Konsumsi rutin disebut dapat menurunkan risiko kanker paru-paru, kolorektal, payudara, prostat, pankreas, dan perut.

Melawan peradangan dan penuaan. Sulforaphane yang sama juga melibas radikal bebas, melindungi sel dari kerusakan inflamasi, dan memperlambat efek penuaan. Studi menunjukkan ia mampu melintasi pembatas darah-otak untuk mengurangi peradangan saraf serta meningkatkan fungsi mitokondria di otak.
Menjaga tulang dan jantung. Kombinasi kalsium, fosfor, dan vitamin K dalam brokoli menjaga kepadatan tulang serta mencegah osteoporosis. Seratnya mengikat lemak penyebab kolesterol, sementara kalium membantu menurunkan tekanan darah.
Untuk pencernaan dan mata. Serat dan antioksidan dalam brokoli mencegah sembelit. Dua karotenoid utama—lutein dan zeaxanthin—melindungi mata dari degenerasi makula terkait usia.
Menyeimbangkan hormon. Brokoli mengandung indole-3-carbinol (I3C), senyawa yang membantu mengatur kadar estrogen. Ini tidak hanya baik untuk kesehatan reproduksi, tapi juga dapat menurunkan risiko kanker payudara dan kanker reproduksi lain yang dipicu estrogen .
Cara terbaik mengolah brokoli: Dikukus sebentar atau dimakan mentah dalam salad agar senyawa bermanfaatnya tidak rusak . Hindari merebus terlalu lama. Biji brokoli (broccoli sprouts) disebut sebagai sumber fitokimia paling pekat dan nikmat dimakan mentah.
Efek samping yang perlu dicatat. Brokoli aman dikonsumsi sehari-hari. Namun kandungan seratnya yang tinggi bisa menyebabkan kembung pada sebagian orang, terutama jika dikonsumsi dalam jumlah besar sekaligus. Pasien pengencer darah perlu berkonsultasi dengan dokter karena kandungan vitamin K yang tinggi.







Tidak ada komentar