Javier Mascherano tiba-tiba mengundurkan diri sebagai pelatih Inter Miami karena alasan personal. Juara bertahan MLS itu kini dalam krisis di awal musim 2026/Foto Instagram IntermiamicfIndoragamnewscom-Kejutan besar mengguncang MLS. Javier Mascherano, pelatih yang baru setahun lalu mengantarkan Inter Miami meraih gelar MLS Cup pertama dalam sejarah klub, tiba-tiba mengundurkan diri pada Selasa (14/4/2026) dengan alasan personal.

Kini, juara bertahan itu terombang-ambing tanpa nahkoda, sementara rekrutan anyar seperti Germán Berterame dan Dayne St. Clair masih gagal memenuhi ekspektasi.
Pengumuman mengejutkan itu dirilis Inter Miami melalui pernyataan resmi di media sosial. Mascherano, 41 tahun, menyatakan: “Untuk alasan personal, saya memutuskan mengakhiri masa jabatan sebagai pelatih kepala Inter Miami CF”.
Ia mengakhiri masa baktinya dengan rekor 66 pertandingan: 37 menang, 15 imbang, 14 kalah.

Kepergian Mascherano bukan tanpa tanda-tanda. Meski membawa pulang trofi MLS Cup 2025 dengan rekor 101 gol , performa tim di awal musim 2026 terbilang hambar.
Dari tujuh laga, Inter Miami hanya mencatat tiga kemenangan, tiga imbang, dan satu kekalahan—terduduk di peringkat keempat Wilayah Timur dengan 12 poin . Yang lebih memalukan, mereka tersingkir lebih awal dari CONCACAF Champions Cup di babak 16 besar oleh Nashville SC.
Koleksi gol pun menjadi masalah serius. Di luar Lionel Messi yang telah mencetak lima gol, lini depan Inter Miami mandul. Germán Berterame, rekrutan bintang yang diplot sebagai Designated Player ketiga, baru mencetak satu gol dari sembilan penampilan pertamanya.
Ia baru membuka keran golnya saat hasil imbang 2-2 melawan New York Red Bulls akhir pekan lalu . Di laga yang sama, St. Clair kembali kebobolan dua gol, menjadikan total 12 gol bersarang di gawangnya dari enam laga MLS, dengan hanya satu clean sheet.
Tampuk kepemimpinan kini diserahkan sementara kepada Guillermo Hoyos. Pria berusia 62 tahun asal Argentina ini bukan orang baru bagi Messi, ia pernah melatih mega bintang tersebut saat keduanya berada di akademi La Masia milik Barcelona . Selama dua tahun terakhir, Hoyos menjabat sebagai direktur olahraga yang menangani pengembangan pemain muda.
Namun status Hoyos hanya sementara. Inter Miami saat ini terdesak waktu: mereka harus segera mencari arsitek anyar untuk membangun kembali fondasi yang mulai rapuh. Spekulasi mengarah ke Wilfried Nancy, pelatih Prancis yang sukses membawa Columbus Crew juara MLS 2023 sebelum dipecat Celtic setelah hanya 33 hari .
Inter Miami akan memulai lembaran baru tanpa Mascherano saat menjamu Colorado Rapids dan Real Salt Lake pekan depan. Dengan rekrutan musim dingin yang masih gagal beradaptasi dan kekosongan di bangku cadangan, musim yang dimulai dengan penuh harapan kini berubah menjadi ujian sesungguhnya bagi ambisi klub.







Tidak ada komentar