Mengkudu kaya antioksidan dengan 12 manfaat kesehatan, tapi hati-hati! Mengandung antrakuinon beracun bagi hati dan bisa interaksi dengan obat pengencer darah/Ilustrasi: IndoragamnewscomIndoragamnewscom-Buah mengkudu atau pace (Morinda citrifolia) mudah ditemukan di daerah tropis. Warnanya hijau khas, dan di dalamnya bersemayam berbagai nutrisi: karbohidrat, protein, gula alami, Vitamin C, E, biotin, folat, magnesium, kalium, dan kalsium.

Namun yang membuatnya istimewa adalah antioksidan tinggi: flavonoid, lignan, iridoid, antrakuinon, kumarin, terpenoid, sterol, asam lemak, dan polisakarida.
Tapi ada risiko yang jarang diingat: buah ini mengandung senyawa antrakuinon yang bersifat hepatotoksik—beracun bagi hati dan karsinogenik.
12 Manfaat yang Diklaim

Penelitian menunjukkan mengkudu mengandung flavonoid dan saponin yang melawan stres oksidatif, peradangan, dan serangan bakteri. Buah ini juga disebut dapat memperbaiki kerusakan sel akibat polusi, racun, radiasi, atau sinar matahari berlebih.
Studi menunjukkan jus mengkudu berpotensi mengurangi rasa sakit dan meningkatkan jangkauan gerak pada penderita arthritis.
Antioksidan dalam buah ini dikaitkan dengan perlindungan fungsi otak dari stres, depresi, dan kecemasan. Penelitian lain menyebut jus mengkudu dapat mengurangi faktor risiko penyakit jantung pada perokok berat, serta membantu mencegah katarak pada usia lanjut.
Kandungan vitamin C dan fitokimia mendukung sistem kekebalan tubuh. Studi menemukan konsumsi jus mengkudu dapat meningkatkan hormon ghrelin yang menjaga rasa kenyang, mencegah penambahan berat badan, mengurangi lemak visceral, dan meningkatkan penanda kesehatan metabolisme. Bagi atlet, antioksidannya disebut mencegah kerusakan otot dan kelelahan berlebihan.
Ekstrak mengkudu juga diklaim meningkatkan kekencangan kulit dan mengurangi kerutan halus di bawah mata setelah penggunaan rutin empat minggu. Kandungan potasium disebut membantu menurunkan tekanan darah. Antioksidan yang melimpah juga berkontribusi mengurangi risiko kanker dengan meminimalkan stres oksidatif.
Risiko yang Harus Diwaspadai
Orang dengan penyakit hati—termasuk hepatitis C kronis dan hepatitis B—sebaiknya menghindari konsumsi buah mengkudu. Buah ini juga tinggi kalium dan sebaiknya dihindari oleh mereka yang memiliki masalah ginjal, jantung, atau hati.
Mengkudu dapat berinteraksi dengan berbagai obat. Mereka yang menjalani pengobatan dengan obat diuretik hemat kalium, ACE inhibitor, atau ARB sebaiknya konsultasi dengan dokter. Interaksi dengan obat pengencer darah seperti warfarin atau clopidogrel juga perlu diwaspadai.
Untuk ibu hamil, ibu menyusui, atau anak-anak, kurangnya penelitian tentang keamanan mengkudu menimbulkan ketidakpastian. Bagi mereka yang memiliki gangguan pendarahan, disarankan untuk tidak mengonsumsi buah ini. Konsultasi dengan dokter sebelum konsumsi rutin sangat dianjurkan.




