Gelandang Persija, Ryo Matsumura/Foto: Media PersijaIndoragamnewscom, JAKARTA-Setelah melewati musim penuh tantangan, Ryo Matsumura akhirnya memulai babak baru. Ryo Matsumura dipinjamkan Persija ke Bhayangkara Presisi FC untuk putaran kedua BRI Liga 1 2025/2026. Keputusan ini mengakhiri ketidakpastian nasib gelandang serang asal Jepang itu, yang sebelumnya harus berjuang melawan cedera dan sanksi.

Langkah ini diharapkan memberi ruang bagi Ryo untuk kembali mendapatkan menit bermain dan kebugaran kompetitif. Di Persija, jalan baginya terhambat oleh serangkaian musibah yang membuatnya jarang tampil sepanjang paruh musim ini.
Perjalanan Berliku: Dari Cedera Berat ke Sanksi Komdis
Pertandingan terakhir Ryo Matsumura bersama Persija berjalan tidak sesuai harapan. Pemain berusia 28 tahun itu mengalami cedera hamstring serius pada Agustus 2025, yang memaksanya menjalani operasi. Proses pemulihan pun memakan waktu hingga empat bulan.

Momen comeback-nya justru berujung pahit. Pada laga melawan Semen Padang FC, 22 Desember 2025, Ryo menerima kartu merah yang berimplikasi besar. Komite Disiplin (Komdis) PSSI memberinya sanksi larangan tampil selama empat pertandingan. Sejak itu, ia tak lagi membela Macan Kemayoran.
Catatan Gemilang yang Tertunda
Kontribusi Ryo dalam dua musim sebelumnya tak bisa dianggap remeh. Statistiknya berbicara: 67 penampilan di BRI Liga 1 dengan 17 gol dan 18 assist. Performa itu yang membuatnya menjadi salah satu pengumpul gol dan assist produktif di skuad Persija.
Namun, musim 2025/2026 menjadi ujian tersendiri. Kombinasi cedera dan sanksi membuat ritmenya terputus, sehingga sulit merebut tempat di starting eleven.
Keputusan Persija: Pinjaman untuk Kebangkitan
Direktur Olahraga Persija, Bambang Pamungkas, menegaskan keputusan meminjamkan Ryo diambil setelah pertimbangan matang. Tujuannya jelas memberi ruang bagi perkembangan karier sang pemain.
“Ryo punya tempat spesial di Persija. Keputusan ini diambil dengan banyak pertimbangan karena kami semua menghargai kontribusinya. Kami percaya masa peminjaman ini bisa menjadi ruang baginya untuk bangkit dan terus menjadi versi yang lebih baik,” ujar Bambang.
Pernyataan Bepe, sapaan akrab Bambang Pamungkas, ini mengisyaratkan bahwa pintu kepulangan Ryo ke Kemayoran masih terbuka. Semuanya tergantung pada performanya selama membela Bhayangkara Presisi.
Dengan bergabung ke Bhayangkara, Ryo Matsumura diharapkan bisa mengisi peran kreatif di lini tengah. Tim berjuluk The Guardian itu membutuhkan penyedia assist dan penyelesaian akhir, dua hal yang menjadi keahlian Ryo.






