TRENDING

Prabowo di Hadapan Ratusan Ribu Buruh: Saya Bersumpah Bela Rakyat

2 menit membaca
Nandang Permana
Nasional, News - 01 Mei 2026

Indoragamnewscom, JAKARTA-Lapangan Monas berubah lautan manusia, Jumat (1/5/2026). Warna-warni bendera serikat buruh dari Sabang sampai Merauke berkibar. Panitia menyebut 200 ribu orang hadir. Presiden Prabowo Subianto naik ke panggung utama pukul 09.00 WIB.

Ia tidak sekadar memberi sambutan seremonial.

Di hadapan massa terbesar yang dihadapi langsung seorang presiden sejak era reformasi, Prabowo mengangkat tangan kanan. Bukan sumpah jabatan. Tapi sumpah politik: ia akan berjuang untuk rakyat yang hidup dalam kesulitan, bukan untuk pengusaha serakah.

“Saya bersumpah untuk berjuang demi kepentingan seluruh rakyat Indonesia, khususnya bagi mereka yang masih menjalani hidup dalam kesulitan,” ucapnya.

Ribuan buruh membalas dengan pekikan “Setuju!” berkali-kali.

Momen ini istimewa. Sebab selama ini, peringatan 1 Mei lebih sering diisi aksi kritik dari buruh terhadap pemerintah. Kali ini, kepala negara justru datang, berdiri sejajar, dan berbicara dengan nada yang sama: mengecam pejabat yang melindungi pengusaha nakal.

“Saya tidak rela pejabat-pejabat pemerintah yang diberi kepercayaan oleh rakyat, justru bekerja sama dengan pengusaha-pengusaha berengsek, dengan pengusaha-pengusaha serakah,” tegas Prabowo di panggung utama.

Ia didampingi Ketua MPR Ahmad Muzani, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, serta jajaran menteri Kabinet Merah Putih. Namun, perhatian tetap tertuju pada dialog langsung antara presiden dan buruh.

Prabowo mengakui utang politiknya. Menurutnya, dukungan dari sektor buruh, petani, dan nelayan memiliki peran krusial dalam kemenangannya pada Pilpres 2024. Karena itu, ia memerintahkan jajarannya untuk tidak ragu mengambil kebijakan yang berpihak pada perlindungan hak-hak rakyat.

“Kalau menguntungkan rakyat, laksanakan. Tidak usah ragu-ragu,” perintahnya.

Sebelum berpidato, Prabowo sempat melontarkan guyonan kepada Gubernur Jakarta Pramono Anung yang juga hadir. “Yang saya hormati Pramono Anung Wibowo, ‘bowo’-nya sama tetapi beda partai. Namun, untuk buruh tidak ada sekat partai apa pun,” katanya disambut tawa dan tepuk tangan.

Meski tegas pada pejabat yang korup, presiden mengingatkan buruh agar tidak memusuhi semua pengusaha. “Banyak yang bekerja dengan baik, banyak yang bekerja keras. Kita butuh mereka untuk ekonomi kita,” ujarnya.

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal yang turut hadir menyebut kehadiran Prabowo sebagai “angin segar” bagi gerakan buruh nasional. Menurutnya, ini kali pertama seorang presiden hadir langsung dan menyampaikan komitmen berani di depan puluhan ribu pekerja.

“Saya bersumpah untuk berjuang. Itu adalah tugas utama saya dan pemerintah yang saya pimpin,” kata Prabowo mengakhiri orasinya di tengah riuh rendah yel-yel buruh.

 

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IKLAN

IKLAN

IKLAN

INSTAGRAM

1 month ago
1 month ago
1 month ago
1 month ago
1 month ago

YOUTUBE

x
x
CLOSE ADS
error: Content is protected !!