15 titik api terdeteksi di Riau pada 1 April 2026. Enam titik padam, sembilan masih dalam proses pemadaman. Kabupaten Bengkalis terbanyak dengan tujuh titik/Foto: Media Center RiauIndoragamnewscom, RIAU-Sebanyak 15 titik api (hotspot) terdeteksi di berbagai wilayah Provinsi Riau pada Rabu (1/4/2026). Dari jumlah tersebut, sembilan titik masih dalam proses pemadaman, sementara enam titik lainnya telah berhasil dipadamkan.

Tim gabungan dari BPBD, TNI, Polri, dan Manggala Agni terus berupaya memadamkan api di sejumlah lokasi yang tersebar di Kabupaten Pelalawan, Indragiri Hilir, Bengkalis, serta Kota Dumai dan Indragiri Hulu.
Kepala Bidang Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran Provinsi Riau, Jim Gafur, mengatakan bahwa tim gabungan masih terus berupaya melakukan pemadaman di sejumlah lokasi. “Sebagian titik sudah padam, namun tim gabungan dari BPBD, TNI, Polri, dan Manggala Agni masih melakukan pemadaman di beberapa lokasi,” ujar Jim dikutip Kamis(2/4/2026).
Di Kabupaten Pelalawan, tiga titik api menjadi perhatian: di Desa Merbau, Kecamatan Bunut, serta Desa Pulau Muda, Kecamatan Teluk Meranti, yang masih menunjukkan aktivitas api dan asap tebal. Sementara satu titik di Desa Teluk Dalam, Kecamatan Kuala Kampar, dilaporkan telah padam total.

Di Kota Dumai dan Kabupaten Indragiri Hulu masing-masing tercatat satu titik api yang telah berhasil dipadamkan, yaitu di Kelurahan Tanjung Palas, Kecamatan Dumai Timur, serta Desa Redang, Kecamatan Rengat Barat.
Di Kabupaten Indragiri Hilir terdapat tiga titik api. Dua titik di Desa Pasir Mas, Kecamatan Batang Tuaka, dan Desa Bekawan, Kecamatan Mandah, telah padam. Adapun satu titik di Desa Teluk Nibung, Kecamatan Pulau Burung, masih dalam tahap pendinginan karena masih menyisakan asap tipis.
Kabupaten Bengkalis menjadi wilayah dengan jumlah titik api terbanyak, yakni tujuh titik. Beberapa di antaranya berada di Desa Teluk Lecah, Kecamatan Rupat; Desa Pedekik, Kecamatan Bengkalis; serta Desa Titi Akar, Kecamatan Rupat Utara, yang masih menunjukkan api dan asap tebal. Upaya pemadaman di Bengkalis terus dilakukan, termasuk penyekatan menggunakan alat berat untuk mencegah api meluas.
Selain itu, titik api juga terpantau di Desa Muntai dan Desa Teluk Lancar di Kecamatan Bantan, serta Desa Pelkun, Kecamatan Bengkalis, yang masih dalam proses pemadaman dan pendinginan. Satu titik lainnya di Desa Pergam, Kecamatan Rupat, dilaporkan telah padam.
Musim kemarau yang mulai memasuki puncaknya di wilayah Riau menjadi faktor utama meningkatnya titik api. Masyarakat diimbau tidak membuka lahan dengan cara membakar, karena tindakan tersebut dapat memperparah kondisi kabut asap dan mengganggu kesehatan serta aktivitas warga.







Tidak ada komentar