Pelatih Persikad, Achmad Zulkifli/Foto: Singgih Wibowo/IndoragamnewscomIndoragamnewscom, BOGOR-Persikad Depok harus mengakhiri musim Championship 2025/2026 dengan hasil kurang memuaskan setelah gagal meraih poin pada laga terakhir menghadapi Garudayaksa FC, Sabtu (2/5/2026). Sempat bermain imbang 1-1 di awal pertandingan, Serigala Margonda akhirnya harus mengakui keunggulan lawan yang tampil lebih efektif dengan skor 3-1.

Pelatih kepala Persikad, Ahmad Zulkifli, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Depok atas hasil tersebut. Ia menilai anak asuhnya sebenarnya telah menjalankan rencana permainan dengan baik, namun kalah dalam efektivitas.
“Pertama-tama saya mewakili tim memohon maaf sebesar-besarnya kepada masyarakat Depok. Anak-anak sudah bekerja maksimal dan menjalankan game plan dengan baik, tetapi Garudayaksa lebih tajam dalam memanfaatkan peluang,” ujar Arzul, sapaan akrabnya, dalam konferensi pers usai pertandingan.
Meski menutup musim tanpa tambahan poin, Arzul tetap mengapresiasi perjuangan timnya sepanjang kompetisi. Ia menyoroti komposisi skuad Persikad yang didominasi pemain muda mampu bertahan di Liga 2.

“Dengan materi pemain termuda di Liga 2, kami bersyukur bisa bertahan. Ini menjadi pembelajaran penting agar ke depan tim lebih matang dan siap menghadapi musim berikutnya,” katanya.
Pemain Persikad, Ardi, juga mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan menjalani debut bersama tim. Ia memastikan seluruh pemain telah berupaya maksimal meski hasil akhir belum sesuai harapan.
“Kami sudah berusaha memberikan yang terbaik, tetapi hasil belum berpihak kepada kami. Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan,” ujar Ardi.
Arzul turut memberikan ucapan selamat kepada Garudayaksa FC yang berhasil memastikan diri lolos langsung ke Liga 1 musim depan. Terkait rencana ke depan, manajemen Persikad disebut akan segera melakukan evaluasi menyeluruh. Arzul mengungkapkan akan ada pertemuan internal untuk membahas komposisi tim, termasuk kemungkinan mempertahankan beberapa pemain dan staf.
Isu homebase juga menjadi perhatian. Arzul berharap Persikad dapat kembali bermain di Depok, meski saat ini masih terkendala sertifikasi stadion. “Saya pribadi ingin bermain di Depok karena dukungan suporter sangat luar biasa. Mudah-mudahan ada solusi agar kami bisa bermain lebih dekat dengan basis suporter,” ucapnya.




Tidak ada komentar