Kapten Persib Bandung, Marc Klok bantah tuduhan rasisme lawan Bhayangkara FC. Klok jelaskan dirinya hanya minta bola, bukan ucap kata rasis. Doumbia sudah minta maaf./Foto: M.Farrid/IndoragamnewscomIndoragamnewscom, BANDUNG-Kapten Persib Bandung, Marc Klok, akhirnya buka suara terkait tuduhan rasisme yang diarahkan kepadanya dalam laga melawan Bhayangkara FC pekan lalu. Melalui akun Instagram pribadinya, Klok menegaskan bahwa tuduhan tersebut tidak benar dan merugikan nama baiknya sebagai pemain profesional.

“Saya dengan tegas membantah tuduhan rasisme yang ditujukan kepada saya. Penyebaran informasi yang tidak benar mengenai sesuatu yang tidak pernah terjadi merupakan hal yang tidak dapat diterima dan merugikan nama baik saya,” tulis Klok dikutip Minggu (3/5/2026) .
Klok menjelaskan insiden sebenarnya terjadi saat Persib mencetak gol menjadi 2-1 melawan Bhayangkara FC. Saat itu, Henri Doumbia menahan bola alih-alih melanjutkan kick-off, sementara timnya berusaha mempercepat jalannya pertandingan.
“Saya mengatakan dengan jelas kepadanya, ‘give me the ball back’ (kembalikan bola). Saya tidak mengatakan kata-kata rasis,” tegas Klok.

Ia mengungkapkan bahwa Doumbia sempat salah memahami ucapannya. Setelah kejadian, keduanya berdiskusi langsung dan Doumbia meminta maaf karena mengira Klok mengucapkan kata “black”.
“Dia mengakui kesalahan persepsi tersebut. Begitu pula rekan-rekan setimnya dan pelatih mereka yang memiliki hubungan baik dengan saya,” ujarnya.
Namun Klok menyayangkan pernyataan manajer Bhayangkara FC, Sumardji, yang terus menyebutnya rasis meski tidak berada di dekat lapangan. Klok mengaku telah meminta Sumardji menghentikan tuduhan tersebut dan merasa terluka atas pernyataan yang dinilainya tidak berdasar itu.
“Sepanjang hidup, saya selalu menjunjung tinggi nilai rasa hormat, kesetaraan, profesionalisme, dan anti-rasisme. Sepanjang karier saya, saya telah berbagi ruang ganti dengan pemain dari berbagai latar belakang, budaya, dan kebangsaan. Rasa hormat selalu menjadi nilai utama bagi saya, baik di dalam maupun di luar lapangan,” lanjut Klok.
“Saya mengharapkan adanya permintaan maaf resmi dari Bhayangkara Presisi Lampung FC atas kekeliruan dan kesalahpahaman yang merugikan nama saya, serta atas penyebaran tuduhan yang tidak benar,” tutup Klok.




Tidak ada komentar