Ilustrasi jus tomat bahan alami untuk menghilangkan bau badan secara alami/Foto: FixabayIndoragamnewscom-Bau badan kerap menjadi masalah yang mengganggu rasa percaya diri. Kondisi ini sebenarnya terjadi akibat campuran bakteri dan keringat di permukaan kulit. Mengutip Cleveland Clinic, kulit manusia secara alami memang ditutupi bakteri. Saat tubuh berkeringat, air, garam, dan lemak bercampur dengan bakteri tersebut dan memicu aroma tak sedap.

Menariknya, bau badan setiap orang bisa berbeda. Ada yang nyaris tak tercium, ada pula yang cukup menyengat. Perbedaan ini dipengaruhi oleh banyak faktor, mulai dari makanan yang dikonsumsi, hormon, hingga obat-obatan tertentu.
Tak hanya itu, beberapa kondisi medis juga bisa memicu bau badan yang tidak biasa, seperti diabetes, asam urat, menopause, gangguan tiroid, penyakit hati, penyakit ginjal, hingga penyakit menular.
Jika Anda mengidap diabetes, perubahan bau badan bisa menjadi tanda ketoasidosis diabetik, kondisi ketika kadar keton meningkat sehingga darah menjadi asam dan berbau khas. Sementara pada penderita penyakit hati atau ginjal, bau badan bisa menyerupai aroma pemutih akibat penumpukan racun dalam tubuh.

Untuk mengatasi bau badan sementara, perawatan diri sederhana seperti mandi secara teratur dengan sabun antibakteri sangat disarankan. Cara ini membantu mengurangi bakteri di kulit sekaligus menjaga kebersihan tubuh.
Selain itu, mengutip Stylecraze, ada sejumlah bahan alami yang bisa dimanfaatkan untuk membantu mengurangi bau badan secara alami.
1. Minyak Kelapa
Minyak kelapa kaya akan asam laurat yang dikenal mampu melawan bakteri penyebab bau badan.
Cara pakai:
Oleskan minyak kelapa pada area yang sering berkeringat, seperti ketiak.
Campurkan 1 sendok teh bubuk asam sitrat dengan 1 cangkir air untuk membilas area tersebut.
Keringkan tubuh, lalu oleskan kembali minyak kelapa.
Cara ini bisa dilakukan setiap hari.
2. Minyak Pohon Teh
Minyak pohon teh bersifat antiseptik dan antibakteri, sehingga membantu menghambat pertumbuhan bakteri dan jamur di kulit.
Cara pakai:
Encerkan 2 sendok teh minyak pohon teh dengan 2 sendok makan air.
Oleskan campuran tersebut pada ketiak atau area lain yang rawan bau.
Gunakan setiap hari sesuai kebutuhan.
3. Cuka Sari Apel
Cuka sari apel dikenal mampu membunuh bakteri dan mencegah pembentukannya.
Cara pakai:
Oleskan langsung ke ketiak menggunakan kapas.
Alternatif lain, campurkan setengah cangkir cuka sari apel dengan satu cangkir air dan gunakan sebagai deodoran alami.
4. Teh Hijau
Teh hijau mengandung antioksidan dan asam tanat yang membantu mengatasi bau badan dari dalam maupun luar.
Cara pakai:
Rebus air dan seduh daun teh hijau.
Setelah dingin, ambil ampasnya dan oleskan pada area tubuh yang sering berkeringat.
Teh hijau juga bisa diminum secara rutin untuk membantu detoksifikasi tubuh.
Penggunaan ampas disarankan tidak setiap hari karena berpotensi membuat kulit kering.
5. Air Lemon
Air lemon mampu menurunkan pH kulit, membuat bakteri sulit berkembang.
Cara pakai:
Gosokkan potongan lemon langsung pada ketiak.
Biarkan kering, lalu bilas dengan air hangat.
Untuk kulit sensitif, encerkan air lemon sebelum digunakan.
6. Tomat
Sifat asam dan astringen pada tomat membantu membunuh bakteri sekaligus mengurangi produksi keringat.
Cara pakai:
Tambahkan sekitar 450 gram atau 473 ml jus tomat ke dalam bak mandi berisi air hangat.
Berendamlah selama 20–30 menit.
Lakukan 3–4 kali seminggu.
7. Air Mawar
Air mawar bersifat astringen, membantu mengecilkan pori-pori, mengurangi keringat, dan memberikan aroma segar alami.
Cara pakai:
Campurkan 3 sendok makan air mawar dengan 1 sendok makan cuka sari apel.
Simpan dalam botol semprot dan gunakan pada ketiak atau area tubuh lainnya sesuai kebutuhan.
Aman digunakan setiap hari.







Tidak ada komentar