Sebanyak 148 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) telah resmi terbentuk secara legal dan formal/Foto: IstimewaIndoragamnewscom, HSS-Sebanyak 148 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) kini telah memiliki status legal formal. Koperasi yang tersebar di 11 kecamatan itu resmi berdiri setelah para pengurus menerima akta notaris secara simbolis dari dinas terkait.

Program KDKMP merupakan bagian dari Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. Inisiatif ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa melalui wadah pembangunan ekonomi yang dikelola langsung oleh warga. Koperasi ini diharapkan mampu memperkuat kemandirian desa dengan mengelola berbagai usaha produktif.
Kepala Bidang Koperasi dan Usaha Mikro Disnakerkop UKM HSS, H.M. Afif Bizri, menegaskan bahwa program ini mendapatkan prioritas dari pemerintah pusat. “Program ini adalah program strategis nasional dari Presiden dan Wakil Presiden, Bapak Prabowo dan Gibran. Alhamdulillah, di Kabupaten Hulu Sungai Selatan sudah terbentuk 148 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang secara legal formal memiliki akta notaris dan Nomor Induk Koperasi,” ujarnya, dikutip pada Minggu (1/3/2026).
KDKMP memiliki sejumlah peran strategis di tingkat desa. Di antaranya menjadi mitra Bulog dalam menyerap hasil panen, menyediakan kebutuhan pokok serta sarana pertanian dengan harga terjangkau, membantu pemasaran hasil tani dan ternak, menjadi agen layanan perbankan, hingga membuka apotek dan pos kesehatan desa. Dari total 148 koperasi yang terbentuk, 18 di antaranya telah memiliki gedung sekretariat. Salah satunya berlokasi di Desa Gumbil, Kecamatan Telaga Langsat.

Kepala Desa Gumbil, Muhammad Rizali, menyampaikan bahwa warganya menyambut baik kehadiran koperasi tersebut. “Alhamdulillah, warga menyambut sangat baik keberadaan Koperasi Merah Putih di Desa Gumbil. Ini merupakan program langsung dari Presiden, dan masyarakat kami sangat mendukung,” ungkapnya.
Selain mendorong pertumbuhan ekonomi desa, keberadaan KDKMP diharapkan mampu membuka lapangan kerja baru. Prinsip gotong royong dan kemandirian yang diusung koperasi ini juga ditargetkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, menekan inflasi, serta memutus mata rantai tengkulak melalui usaha kolektif dengan akses permodalan berbunga kompetitif.







Tidak ada komentar