Jalur Tengah Menuju Aceh Tenggara Masih Perlu Perhatian Khusus

2 menit membaca
Fazril Maulana
Daerah, News - 02 Jan 2026

Indoragamnewscom, ACEH-Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Aceh bersama Dinas Perhubungan (Dishub) merilis pembaruan kondisi lalu lintas (lalin) di seluruh wilayah Aceh pada awal 2026. Informasi ini disampaikan sebagai panduan bagi masyarakat yang melintasi jalur darat, khususnya pada masa pemulihan infrastruktur pascabencana.

Secara umum, mayoritas ruas jalan utama di Aceh sudah dapat dilalui. Namun demikian, sejumlah titik kritis, terutama di jalur tengah dan beberapa kawasan pesisir, masih memerlukan kewaspadaan ekstra dari pengguna jalan akibat kerusakan jalan dan jembatan.

Jalur Tengah Menuju Aceh Tenggara Masih Perlu Perhatian Khusus

Pengendara yang melintas di jalur Lintas Tengah, yang menghubungkan Kabupaten Bener Meriah, Gayo Lues, hingga Aceh Tenggara, diimbau untuk meningkatkan kehati-hatian. Beberapa ruas jalan dan jembatan di jalur ini masih dalam tahap perbaikan pascabencana.

BPTD Aceh merekomendasikan penggunaan kendaraan roda dua (R2) dan kendaraan berpenggerak empat roda (4×4) di sejumlah titik rawan guna meminimalkan risiko kecelakaan dan kendala perjalanan.

Sejumlah Titik Krusial di Berbagai Jalur Aceh

Berdasarkan peta informasi lalu lintas terbaru, terdapat beberapa kawasan yang dilaporkan mengalami kendala signifikan, antara lain:

Aceh Barat Daya (Aceh Jaya – Aceh Barat)
Ruas Lamie serta jalur penghubung Aceh Jaya (Breuen–Ronga-ronga) masih mengalami kerusakan berat di beberapa titik. Jalur ini saat ini hanya direkomendasikan untuk kendaraan R2 dan 4×4.

Lintas Timur (Aceh Tamiang – Sumatra Utara)
Pengendara diminta sangat berhati-hati akibat meningkatnya curah hujan yang memicu banjir dan kerusakan badan jalan di sejumlah titik.

Jembatan Putus dan Jalan Amblas

Beberapa jembatan dilaporkan putus, antara lain di kawasan Jamur Ujung (Lintas Tengah) serta Jembatan Enang-enang di Lintas Utara yang merupakan jalur alternatif. Sementara itu, jalan amblas terpantau di wilayah Tamiang, Tumpuk, Karanganyar, dan Kerambil (Aceh Timur), serta di kawasan Jeuram, Bireuen, hingga Mereudu (Lintas Utara).

Di Kabupaten Gayo Lues, sejumlah lintasan seperti Ise-ise, Pining, dan Gabus juga berpotensi terdampak banjir apabila terjadi hujan dengan intensitas tinggi.

Imbauan Keselamatan bagi Pengguna Jalan

BPTD Aceh dan Dishub mengingatkan masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan darat. Pengendara diimbau untuk rutin memantau informasi cuaca dari BMKG, khususnya terkait potensi banjir dan tanah longsor di wilayah pesisir dan dataran tinggi.

Selain itu, pengguna jalan diminta mematuhi arahan petugas lapangan, termasuk sistem buka-tutup jalan dan pembatasan muatan di jembatan darurat. Kondisi kendaraan juga harus dipastikan dalam keadaan prima sebelum menempuh perjalanan jarak jauh.

Masyarakat diharapkan terus mengikuti pembaruan informasi lalu lintas dan merencanakan perjalanan secara matang demi keselamatan bersama di seluruh wilayah Aceh.

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IKLAN

IKLAN

IKLAN

INSTAGRAM

3 weeks ago
3 weeks ago
3 weeks ago
3 weeks ago
3 weeks ago

YOUTUBE

x
x
CLOSE ADS
error: Content is protected !!