Jang Shin Yu (Rowoon) di Destined With You/Foto: SoompiIndoragamnewscom-Ada yang mengganggu dari drama Korea belakangan ini. Bukan soal intrik politik atau twist bunuh diri. Tapi cara para pria di dalamnya jatuh cinta.

Mereka tak hanya datang lebih awal. Mereka bertahan dengan cara yang mengganggu kenyamanan penonton.
Jang Shin Yu (Rowoon) di Destined With You mungkin kasus paling ekstrem. Seorang pengacara sukses yang hidupnya jungkir balik setelah bertemu Lee Hong Jo.
Bukan hanya karena kutukan kuno atau buku sihir, tapi karena ia jatuh cinta dengan cara yang memalukan. Ekspresinya tak bisa disembunyikan. Matanya berbinar, mulutnya sering terkatup, dan ia tak peduli orang di sekitarnya bingung melihatnya.

Lee Young Joon (Park Seo Joon) di What’s Wrong With Secretary Kim berbeda. Wakil presiden narsis yang percaya dunia berputar di sekelilingnya. Tapi saat sekretarisnya mengundurkan diri, dunia itu oleng. Ia tak sadar lebih dulu. Butuh waktu. Tapi saat sadar, ia berubah total: dari bos arogan menjadi pria yang rela melakukan apa pun untuk Mi So.
Lee Jang Hyun (Namgoong Min) di My Dearest mungkin yang paling menyiksa. Pengembara yang bersumpah tak akan menikah. Hidup nomaden, lepas dari ikatan emosi. Tapi setelah bertemu Yoo Gil Chae, semua keyakinannya runtuh. Cintanya tak banyak bicara, tapi ia membawanya melewati perang, perpisahan, dan patah hati tanpa pernah goyah.
Kang Tae Moo (Ahn Hyo Seop) di A Business Proposal justru sebaliknya: blak-blakan. CEO yang pergi kencan buta tanpa ekspektasi, lalu bertemu Shin Ha Ri. Hubungan palsu, tapi perasaannya nyata. Sekali sadar, ia langsung all-in. Kepercayaan dirinya membuat penonton ikut tersipu.
Gu Won (Lee Jun Ho) di King the Land adalah arketipe terbaru: pewaris hotel yang dingin, tapi leleh saat bertemu Cheon Sa Rang. Jatuh lebih dulu, dan itu terlihat dari tatapan. Tanpa sadar ia jadi lembut. Dunianya yang kaku perlahan berputar di sekitar Sa Rang.
Ada pola di sini. Para pria ini tak hanya mengaku. Mereka menunjukkan. Dengan tatapan, dengan pengorbanan, dengan kegigihan yang nyaris tak sehat. Mungkin itu yang membuat penonton terus kembali.
Atau mungkin kita hanya suka melihat pria jatuh cinta lebih dulu. Dan lebih keras. Dan tak pernah mundur.







Tidak ada komentar