Poster film horor The Shrine rilis, tampilkan entitas tanpa wajah. Kim Jae Joong berperan sebagai dukun yang investigasi hilangnya tiga mahasiswa di kuil Kobe/Foto: SoompiIndoragamnewscom-Selamat datang dewa baru. Tagline itu terpampang di poster terbaru film horor Korea The Shrine, bersama sosok entitas jahat tanpa wajah yang berdiri di depan gerbang torii tua.

Film ini mengikuti perjalanan dukun Myung Jin (Kim Jae Joong) yang mencoba mengungkap identitas roh di balik hilangnya tiga mahasiswa di sebuah kuil terbengkalai di Kobe, Jepang.
Poster yang dirilis Senin (18/5/2026) itu sengaja menyembunyikan wajuh roh jahat. Keputusan ini justru memperkuat rasa tidak nyaman—jauh lebih mencekam daripada sekadar menampilkan monster secara gamblang.
Gerbang torii tua dalam gambar berfungsi sebagai simbol batas menuju alam suci, elemen khas yang mempertegas nuansa okultisme berbasis perdukunan yang diusung film.

Kim Jae Joong berperan sebagai Myung Jin, seorang dukun yang memiliki kemampuan khusus. Dalam keterangan resmi disebutkan bahwa karakter ini awalnya menderita mimpi buruk misterius di Korea sebelum akhirnya berangkat ke Jepang setelah menerima telepon dari teman kuliahnya, Yoo Mi. Peran ini menandai debut utama Jaejoong di film panjang sejak Code Name: Jackal pada 2012.
Kong Seong Ha memerankan Yoo Mi, manajer proyek revitalisasi desa kerja sama Korea-Jepang yang adiknya hilang di Kobe. Ia kemudian terseret ke dalam rangkaian kejadian aneh dan meminta bantuan Myung Jin, sang senior kampus yang memiliki kemampuan spiritual. Film ini juga menampilkan Ko Hoon-jeong sebagai pendeta yang ikut terlibat dalam investigasi.
Sutradara Kazuyoshi Kumakiri, yang filmnya pernah tayang di Bucheon International Fantastic Film Festival, menggarap The Shrine dengan latar syuting sepenuhnya di Kobe, Jepang.
Hasilnya adalah perpaduan antara tradisi perdukunan Korea dengan latar mistis Jepang—sebuah kombinasi yang jarang dijelajahi film horor Korea dalam skala sebesar ini.
Film berdurasi 90 menit ini dijadwalkan tayang eksklusif di jaringan CGV seluruh Korea Selatan mulai 17 Juni 2026.






