Daun keji beling bermanfaat atasi kencing batu, wasir, demam, kencing bernanah, hingga dukung pengobatan diabetes/Ilustrasi: IndoragamnewscomIndoragamnewscom-Daun keji beling (Strobilanthes Crispus) kerap dijadikan pembatas kebun atau pagar di Indonesia. Tanaman ini memiliki cabang ranting dan daun berlimpah, memberikan kesan berumpun.

Kandungan kimia aktifnya mencakup vitamin C, vitamin B1, B2, asam galat, polifenol, alkaloid, flavonoid, dan tanin.
Berikut enam manfaat daun keji beling untuk kesehatan:
1. Membantu Mengatasi Kencing Batu

Dua metode pengobatan dapat dipilih. Metode pertama: cuci dan potong 8 lembar daun keji beling, rebus dengan 3 gelas air hingga tersisa 2 ¼ gelas. Dinginkan, saring, minum dengan madu 3 kali sehari sebanyak ¾ gelas. Metode kedua: campur daun keji beling, daun sarap, daun pecut kuda, dan daun kumis kucing (masing-masing 7 lembar), rebus dengan 5 gelas air hingga tersisa 3 gelas. Minum 3 kali sehari sebanyak 1 gelas.
2. Perlindungan dari Radikal Bebas
Polifenol, alkaloid, flavonoid, dan tanin dalam daun keji beling memberikan perlindungan alami terhadap radikal bebas, membantu mencegah penurunan penglihatan, penuaan dini, dan penyakit jantung. Cara mengolah: rebus 10 gram daun segar dengan 1 gelas air selama 15 menit, dinginkan, saring.
3. Pertolongan untuk Wasir atau Ambeien
Ambil 9 lembar daun, cuci dan potong. Rebus dengan 3 gelas air hingga tersisa setengah gelas. Dinginkan, saring, tambahkan madu. Minum dua kali sehari ¾ gelas.
4. Mengatasi Demam
Rebus 10 gram daun segar dengan 1 gelas air selama 15 menit, dinginkan, saring.
5. Membantu Kencing Bernanah
Campur 6 lembar daun keji beling, 10 lembar daun pegagan, 20 lembar daun picisan, 25 lembar daun jinten, 12 sirip daun meniran, 9 lembar daun murbei, 8 lembar daun sendok, 50 lembar daun kumis kucing, 8 lembar daun bengang, dan 3 jari gula enau. Cuci dan potong semua bahan, rebus dengan 4 gelas air hingga tersisa 2 ¼ gelas, dinginkan, saring. Minum 3 kali sehari sebanyak ¾ gelas.
6. Dukungan untuk Penderita Diabetes Melitus
Studi pada tikus menunjukkan ekstrak daun keji beling dapat menurunkan kadar glukosa darah dan berperan mengatur produksi insulin. Penelitian lebih lanjut pada manusia masih diperlukan.
Selalu konsultasikan dengan profesional kesehatan sebelum mengadopsi pengobatan alternatif.







Tidak ada komentar