Pemain andalan Satria Muda Pertamina Bandung, Dame Diagne/Foto: IBL
Indoragamnewscom, BANDUNG-Malam istimewa tersaji di Bandung Arena, Jumat malam (30/1/2026). Sebelum laga dimulai, perhatian publik tertuju pada peresmian nama baru markas Satria Muda Pertamina Bandung, yang sebelumnya dikenal sebagai C-Tra Arena.

Momen bersejarah tersebut langsung dipermanis dengan penampilan dominan di lapangan. Satria Muda mempersembahkan kemenangan telak 106-56 atas Pacific Caesar Surabaya, sekaligus menjaga rekor sempurna mereka menjadi 5-0 musim ini.
Debut Bandung Arena Berbuah Pesta Poin
Sejak tip-off, Abraham Damar Grahita dan kolega tampil tanpa kompromi. Mereka menguasai tempo permainan, mendikte ritme, sekaligus menyuguhkan aksi-aksi atraktif yang membuat penonton Bandung Arena larut dalam euforia.

Tak butuh waktu lama bagi Satria Muda untuk menjauh. Dominasi terjadi di semua sektor, baik dari sisi transisi cepat, penguasaan paint area, hingga eksekusi tembakan jarak jauh.
Akurasi Tembakan Nyaris Sempurna
Satria Muda benar-benar tampil klinis sepanjang laga. Dari 65 percobaan tembakan, mereka sukses memasukkan 41 tembakan, atau setara dengan akurasi 63 persen. Statistik tersebut termasuk 12 three point dari 21 percobaan.
Sebaliknya, Pacific Caesar Surabaya kesulitan mengembangkan permainan. Mereka hanya mencatatkan akurasi tembakan 25 persen (20/78), angka yang mencerminkan dominasi penuh tim tuan rumah.
Kontribusi Merata, Dame Diagne Curi Perhatian
Seluruh pemain Satria Muda mencatatkan poin dalam pertandingan ini. Jalen Jones memimpin daftar pencetak angka dengan 16 poin, diikuti M. Sandy Ibrahim Aziz (15 poin), Dame Diagne (14 poin), Chad Brown (10 poin), dan Greans Tangkulung (10 poin).
Nama Dame Diagne layak mendapat sorotan khusus. Center asal Senegal itu tampil nyaris sempurna dengan akurasi tembakan 5/5, termasuk dua three point dari dua percobaan. Ia juga melengkapi performanya dengan empat block, tiga rebound, dan satu assist.
Pacific Masih Berkutat dengan Masalah Pertahanan
Di kubu lawan, Pacific terlihat kesulitan membenahi sektor pertahanan. Mereka kebobolan 54 poin dari paint area serta 12 tembakan three point, catatan yang tentu menjadi pekerjaan rumah besar bagi tim asuhan Andika Supriadi Saputra.
Kembalinya Miguel Miranda juga belum sepenuhnya memberi dampak signifikan, mengingat laga ini menjadi penampilan pertamanya musim ini dan masih membutuhkan adaptasi. Dari sisi ofensif, Pacific dipimpin AJ Bramah dengan 26 poin dan 11 rebound, sementara M. Ariezky Septano menambahkan 11 poin.
Fokus ke Big Match Kontra Pelita Jaya
Usai pesta kemenangan ini, Satria Muda langsung mengalihkan fokus ke laga besar berikutnya. Mereka dijadwalkan menghadapi Pelita Jaya Basketball Jakarta pada Minggu akhir pekan ini.
Satria Muda tentu berharap tuah Bandung Arena kembali membawa hasil positif saat menjalani big match perdana di rumah barunya.






