Salah satu kuliner khas Riau, Sop Ikan Asam Pedas/Foto: WikipediaIndoragamnewscom, RIAU-Pembentukan asosiasi jasaboga Riau mulai didorong sebagai langkah strategis untuk memperkuat sektor kuliner sekaligus mendukung pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif di daerah. Dinas Pariwisata Provinsi Riau menilai, kuliner memiliki peran penting dalam menarik kunjungan wisatawan dan menggerakkan ekonomi lokal.

Kepala Dinas Pariwisata Riau, Tekad Perbatas, menyatakan dukungan penuh terhadap terbentuknya wadah kolaborasi pelaku usaha kuliner tersebut. Ia menilai, kehadiran asosiasi jasaboga dapat menjadi penggerak utama promosi kuliner khas Riau secara lebih terarah dan berkelanjutan.
Kuliner Jadi Pilar Ekonomi Kreatif
Tekad menegaskan, sektor kuliner merupakan salah satu subsektor ekonomi kreatif yang memiliki potensi besar di Riau. Penguatan organisasi pelaku usaha dinilai akan membantu meningkatkan kualitas, promosi, dan daya saing produk kuliner lokal.

“Dinas Pariwisata sangat mendukung terbentuknya asosiasi jasaboga karena ini merupakan bagian dari potensi ekonomi kreatif di Riau. Salah satu subsektor ekonomi kreatif yang besar adalah kuliner,” katanya di Kantor Gubernur Riau, Jumat (6/2/2026).
Menurutnya, kuliner tidak hanya sekadar produk konsumsi, tetapi juga bagian dari identitas budaya yang mencerminkan karakter suatu daerah. Beragam kuliner tradisional Riau yang kaya cita rasa dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai daya tarik wisata.
Wadah Bersama untuk Promosi yang Lebih Kuat
Pembentukan asosiasi jasaboga juga dipandang penting untuk menyatukan pelaku usaha kuliner dari berbagai wilayah di Riau dalam satu jaringan kolaborasi. Dengan demikian, promosi kuliner dapat dilakukan lebih terstruktur dan memiliki dampak yang lebih luas.
“Jika ada perkumpulan kuliner se-Riau, tentu ini menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan untuk datang. Apalagi kuliner tradisional Riau dikenal dengan kelezatannya,” jelasnya.
Sinergi antarpelaku usaha diyakini mampu memperkuat posisi kuliner sebagai magnet baru bagi sektor pariwisata.
Wisata Kuliner Kian Diminati Wisatawan
Tekad juga menyoroti tren wisata kuliner yang kini menjadi salah satu alasan utama wisatawan mengunjungi suatu daerah. Ia menilai, dengan pengelolaan yang tepat dan promosi yang konsisten, kuliner khas Riau berpeluang besar menarik wisatawan domestik maupun mancanegara.
Dalam hal promosi, pemanfaatan media digital dinilai menjadi strategi paling efektif untuk menjangkau pasar yang lebih luas.
“Promosi melalui media sosial sangat efektif. Kami terus mendukung upaya promosi kuliner daerah melalui platform digital,” ujarnya.
Peluang Besar dari Ekonomi Kreatif Nasional
Secara nasional, kuliner telah masuk dalam 17 subsektor ekonomi kreatif. Hal ini menjadi landasan kuat bagi pemerintah daerah untuk terus mendorong pengembangan sektor tersebut sebagai kekuatan ekonomi baru.
“Dengan masuknya kuliner dalam subsektor ekonomi kreatif nasional, ini menjadi peluang besar bagi Riau untuk menjadikan kuliner sebagai daya tarik wisata,” pungkasnya.
Dengan dukungan organisasi yang kuat, promosi yang terarah, serta kekayaan kuliner tradisional yang beragam, Riau dinilai memiliki peluang besar menjadikan sektor kuliner sebagai salah satu ujung tombak pariwisata daerah.







Tidak ada komentar