Wamendagri Bima Arya ingatkan kepala daerah jangan abaikan swasembada pangan demi janji politik. APBD harus dimanfaatkan untuk ketahanan pangan/Foto: Humas KemendagriIndoragamnewscom, JAKARTA-Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya menginstruksikan seluruh kepala daerah memprioritaskan program swasembada pangan nasional.

Ia memperingatkan para pemimpin lokal agar tidak mengabaikan program ini demi memenuhi janji politik di tingkat daerah.
Pernyataan ini disampaikan dalam rapat koordinasi pengendalian inflasi dan ketahanan pangan nasional di Jakarta.
Menurut Bima Arya, sinkronisasi solid antara pusat dan daerah menjadi kunci menjaga stabilitas harga serta ketersediaan pangan, terutama di tengah dinamika geopolitik global.

Pemerintah daerah didorong memanfaatkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), khususnya alokasi Belanja Tidak Terduga (BTT), untuk intervensi pasar dan memperlancar distribusi bahan pangan.
“Kita mendorong agar kepala daerah juga memaksimalkan, memanfaatkan APBD-nya untuk program-program swasembada pangan. Karena di situ (lapangan) nanti akan terlihat data-datanya,” ujar Bima Arya dikutip Senin (18/5/2026).
Bima Arya menekankan pentingnya sensitivitas pemimpin daerah terhadap kondisi riil masyarakat. Kepala daerah diminta turun langsung memantau jalur distribusi, mengawasi rantai produksi, serta mengecek harga komoditas secara berkala agar potensi gangguan pasokan terantisipasi dini.
Pemerintah pusat konsisten menjalankan pengendalian inflasi melalui rapat koordinasi rutin sejak 24 Oktober 2022. Mekanisme insentif fiskal berbasis penghargaan dan evaluasi diterapkan untuk memacu keaktifan daerah dalam menjaga stabilitas harga.
Bima Arya menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia atas inisiatif pengendalian inflasi yang dinilai sukses membangun integrasi sistem pangan dari hulu hingga hilir.




Tidak ada komentar