Kasus Perkelahian Remaja di Ubud, Keluarga Minta Informasi Disampaikan Utuh

3 menit membaca
Narendra Wicaksono
Daerah - 21 Apr 2026

Indoragamnewscom, BALI-Beberapa waktu lalu ada perkelahian antar remaja di wilayah Ubud yang berujung pada pelaporan ke pihak kepolisian. Kasus yang berujung pada unggahan di media sosial itu semakin ramai menjadi perbincangan warganet. Untuk diketahui pada 5 April 2026 BJS dan TIY terlibat selisih paham di kawasan Ubud.

Perwakilan keluarga salah satu remaja berinisial BJS mengatakan berharap ada pihak yang bisa menjembatani kedua belah pihak agar informasi yang beredar di media sosial tidak berkembang liar dan mempengaruhi status remaja yang masih berstatus pelajar tersebut.

Anak Agung Gde Adi Suputra, ayah dari BJS dari remaja yang terlibat dalam kesalahpahaman berharap ada informasi yang tidak secara sepihak atas kejadian yang menimpa anaknya BJS dan TIY.
Meski TIY sudah melaporkan kejadian yang menimpanya dengan BJS ke kepolisian, Gde Adi tetap meminta penyampaian informasi perkelahian tersebut dilakukan secara berimbang, apalagi kejadian tersebut sudah sampai ke ruang publik yang diduga hanya dari satu sudut panjang.

Riuhnya media sosial tentang perklahian TIY dan sang anak, Gde Adi mempertanyakan mengapa persoalam antar remaja mendapat perhatian besar di ruang publik yang sebagian besar menerima informasi tersebut baru satu pihak.

Menurutnya, dari cerita sang anak BJS, pada 5 April 2026 lalu sang anak menghadiri acara pesta ulang tahun teman wanitanya (kekasih) di kawasan Lodtunduh, Ubud, hingga bertemu dengan TIY yang diduga membuat kekasih BJS merasa tidak nyaman.

“Anak saya datang ke villa di Lodtunduh menghadiri ulang tahun temannya. Muncul dia (TIY) mengganggu teman anak saya, tapi mereka berusaha mengabaikan,” ujar dia kepada awak media di Ubud, Selasa 21 april 2026.

Gde Adi menjelaskan, situasi saat itu sedikit memanas setelah terjadi komunikasi antara BJS dan TIY dan keduanya sepakt bertemu. Namun, pihak TIY mendatangi rumahnya yang juga rumah BJS dengan jumlah banyak orang. Tiba di rumah BJS, rombongan TIY diduga mengajak duel sehingga terjadilah perkelahian antara dua kubua yakni kubu BJS dan TIY.

Gde Adi yang mendengar ada keributan langsung ke luar rumah dan berusaha melerai keributan tersebut, alih-alih sudah selesai permasalahannya, keesokan paginya dirinya mendengar sang anak dilaporkan ke polisi oleh TIY atas dugaan penganiayaan.

“Datang sekitar 8 orang, ada yang naik motor dan mobil. Ada yang turun dari mobil, dia memukul anak saya. Karena merasa dipukul tanpa alasan jelas, anak saya refleks membalas dan akhirnya terjadi perkelahian. saya tarik anak saya dan menghentikan perkelahian. Saya inget di sana ada banyak orang, karena gelap tidak begitu jelas orang-orangnya,” ungkap Anak Agung Gde Adi.

Anak Agung Gde Adi mengaku tak hanya kaget putranya dilaporkan ke polisi, tapi juga kronologi sepihak yang menimpa putra dan TIY ramai di media sosial. Keluarga menilai unggahan tersebut hanya memuat satu versi sehingga berpotensi menimbulkan penilaian yang belum tentu untuh di masyarakat.

Ia berharap postingan-postingan terkait kejadian yang menimpa sanga putra dan TIY bisa dihapus sebelum ada ketetapan hukum ataupun komunikasi berimbang.

“Postingan tersebut menjadi bola liar di masyarakat. Harusnya sebelum disampaikan ke publuk, kedua belah pihak didengar lebih dulu kronologi dari masing-masing pihak. Jangan hanya satu sisi, itu yang kami sesalkan,” tutur dia.

Untuk diketahui, postingan yang diduga hanya dari keterangan sepihak itu diposting oleh salah satu perwakilan wakil rakyat daerah asal Bali. Hal itu yang mmebuat keluarga BJS merasa keberatan dengan kronologi yang dinilai hanya menampilkan kronologi sepihak.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait kronologi perkelahian antara remaja di wilayah hukum Ibud itu.

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IKLAN

IKLAN

IKLAN

INSTAGRAM

3 weeks ago
3 weeks ago
3 weeks ago
3 weeks ago
3 weeks ago

YOUTUBE

x
x
CLOSE ADS
error: Content is protected !!