Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf saat memimpin apel umum di halaman Kantor Bupati Morowali, Senin (19/1/2026)/Foro: Humas Pemkab MorowaliIndoragamnewscom, MOROWALI-Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, mendorong pemerintah daerah agar tidak hanya menggelar pasar murah, tetapi juga memberikan subsidi biaya angkutan barang kebutuhan pokok menjelang Ramadan dan Idulfitri 2026.

Kebijakan ini dinilai strategis untuk menekan harga barang, khususnya di wilayah kepulauan yang selama ini menghadapi tingginya biaya distribusi.
Arahan tersebut disampaikan Bupati Iksan saat memimpin apel umum di halaman Kantor Bupati Morowali, Senin (19/1/2026). Menurutnya, kenaikan harga bahan pokok di wilayah kepulauan kerap dipicu mahalnya biaya transportasi laut. Oleh karena itu, subsidi angkutan barang menjadi langkah penting agar harga kebutuhan masyarakat tetap terjangkau selama bulan suci Ramadan hingga perayaan Idulfitri.
“Saya minta dilakukan penyewaan kapal angkut di masing-masing wilayah kepulauan, seperti Menui, Bungku Selatan, dan Kecamatan Sombori Kepulauan, dengan kapal yang disewa langsung dari wilayah setempat,” ujarnya di hadapan Wakil Bupati Iriane Iliyas, Sekda Morowali Yusman Mahbub, para kepala OPD, pejabat eselon III dan IV, serta seluruh ASN lingkup Pemerintah Kabupaten Morowali.

Bupati Iksan menegaskan, pasar murah bersifat sementara dan memiliki cakupan terbatas. Sementara itu, subsidi angkutan barang dinilai mampu memberikan dampak yang lebih luas karena menyentuh langsung rantai distribusi kebutuhan pokok. Dengan biaya logistik yang lebih rendah, pedagang diharapkan dapat menjual barang dengan harga yang lebih stabil.
Ia juga meminta instansi terkait segera menyusun skema subsidi angkutan barang yang tepat sasaran dan transparan. Pemerintah daerah harus memastikan subsidi tersebut benar-benar dirasakan masyarakat, terutama warga di pulau-pulau terluar yang paling rentan terhadap lonjakan harga.
Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Morowali dalam menjaga stabilitas ekonomi dan daya beli masyarakat menjelang hari besar keagamaan. Bupati Iksan berharap, melalui langkah tersebut, masyarakat kepulauan dapat menjalani Ramadan dan Idulfitri dengan lebih tenang tanpa terbebani kenaikan harga kebutuhan pokok.







Tidak ada komentar