Kerugian Chelsea Tembus Rp21 Triliun, Rekor Baru Liga Inggris

3 menit membaca
Pegi Dwi
News, Olahraga - 14 Apr 2026

Indoragamnewscom-Kerugian sebelum pajak sebesar 262,4 juta pound sterling atau sekitar Rp5,5 triliun dalam satu musim. Itulah rekor baru Premier League yang baru saja ditorehkan Chelsea, menggeser posisi Manchester City yang sebelumnya memegang rekor sejak musim 2010/2011.

Lebih parah lagi, induk perusahaan The Blues, BlueCo 22 Ltd, membukukan kerugian bersih 619 juta pound (Rp13 triliun) di tahun yang sama.

Laporan keuangan yang dirilis Companies House pada Senin (13/4/2026) mengonfirmasi kerugian bersih BlueCo 22 Ltd mencapai 619 juta pound untuk tahun yang berakhir 30 Juni 2025.

Angka ini menambah kerugian tahun sebelumnya sebesar 402,6 juta pound, sehingga total kerugian selama dua tahun terakhir melampaui 1 miliar pound atau sekitar Rp21 triliun.

Kerugian Chelsea FC sendiri mencapai 262,4 juta pound. Angka ini membalikkan posisi menguntungkan pada tahun sebelumnya yang mencatat laba 128,4 juta pound, yang sebagian besar berasal dari penjualan tim putri ke perusahaan induk senilai hampir 200 juta pound.

BlueCo 22 Ltd, konsorsium pimpinan miliarder Amerika Todd Boehly yang membeli Chelsea pada Mei 2022 seharga 4,25 miliar pound, mengakuisisi tim putri Chelsea dan stadion Kingsmeadow pada tahun lalu.

Dalam laporannya, grup tersebut menyebut kerugian besar disebabkan investasi berkelanjutan pada skuad Chelsea pria, Chelsea wanita, dan Strasbourg.

Pendapatan grup tercatat 536,5 juta pound pada 2025, meningkat tipis dari 523,1 juta pound tahun sebelumnya . Aset bersih grup turun dari 1,39 miliar pound menjadi 1,24 miliar pound, sementara utang lancar bersih mencapai 484,1 juta pound.

Selain Chelsea, dua entitas lain dalam grup juga mencatat kerugian. Chelsea Women membukukan kerugian sebelum pajak 17,1 juta pound, naik dari 8,4 juta pound tahun sebelumnya, meskipun berhasil menjuarai Women’s Super League . Pendapatan mereka naik 9,8 juta pound namun tergerus kenaikan biaya operasional sebesar 18,6 juta pound.

Strasbourg, klub Prancis yang diakuisisi BlueCo pada Juni 2023, mencatat kerugian sebelum pajak 65,8 juta pound, melonjak tajam dari 8,4 juta pound tahun sebelumnya. Penyebab utamanya adalah investasi besar-besaran pada skuad pemain, sementara pendapatan justru turun dari 57,7 juta pound menjadi 24,2 juta pound.

Meski mencatat rekor kerugian, Chelsea dipastikan mematuhi aturan Profitabilitas dan Keberlanjutan (PSR) Premier League untuk periode tiga tahun yang berakhir 2024/25.

Aturan tersebut mengizinkan kerugian maksimal 105 juta pound dalam tiga tahun, dengan sejumlah pos pengeluaran—seperti infrastruktur, pengembangan pemain muda, dan sepak bola wanita, dapat dikeluarkan dari perhitungan.

Sumber internal klub meyakinkan bahwa Chelsea kini terstruktur penuh untuk mematuhi seluruh regulasi, termasuk aturan UEFA tentang rasio pendapatan terhadap biaya skuad. Klub memproyeksikan pendapatan melebihi 700 juta pound untuk musim 2025/26.

Namun, tekanan terhadap manajemen terus berlanjut. Akumulasi kerugian BlueCo sejak mengakuisisi Chelsea kini mencapai 1,6 miliar pound, setara 10,4 juta pound per pekan .

Ditambah kekalahan telak 0-3 dari Manchester City di Stamford Bridge pada akhir pekan lalu, protes suporter terhadap kepemilikan Boehly direncanakan berlangsung jelang laga melawan Manchester United pekan depan.

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IKLAN

IKLAN

IKLAN

INSTAGRAM

2 weeks ago
2 weeks ago
3 weeks ago
3 weeks ago
3 weeks ago

YOUTUBE

x
x
CLOSE ADS
error: Content is protected !!